Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka acara Bulan Kesehatan Gigi Nasional di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Fakultas Kedokteran Gigi Unair.
JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka acara Bulan Kesehatan Gigi Nasional di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (Unair), Selasa (10/10). Wali Kota Eri menyapa warga yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut dan meninjau Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan.
”Dalam acara ini, akan dilakukan pemeriksaan 750 sasaran. Ada 250 dokter yang terlibat dalam acara ini untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut warga Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri.
Menurut dia, kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Gigi tidak akan hanya berhenti sampai di situ. Namun, Pemkot Surabaya bersama FKG Unair akan terus berkolaborasi dan langsung ke sekolah-sekolah dasar di Surabaya untuk mengatasi penyakit gigi dan mulut, terutama penyakit karies gigi bagi anak-anak Surabaya.
”Jadi, dari FKG ini akan turun ke semua sekolah di Surabaya untuk melakukan pendampingan perawatan gigi supaya tidak terjadi karies. Bahkan, saat ini FKG sudah turun ke Rumah Anak Prestasi Surabaya untuk menjaga gigi anak-anak Surabaya,” ujar Eri.
Selain melakukan pendampingan untuk perawatan gigi, Wali Kota Eri menegaskan, mereka akan melakukan pendampingan kepada sekolah untuk menyusun regulasi atau aturan jenis makanan apa saja yang boleh dimakan dan dijual di sekolah-sekolah Surabaya. Sebab, sebagian besar penyakit gigi disebabkan konsumsi gula.
Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unair Muhammad Luthfi menjelaskan, Bulan Kesehatan Gigi Nasional merupakan salah satu tri dharma perguruan tinggi. Digelar perawatan gigi gratis kepada 750 warga, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus Surabaya.
”Jadi, dalam Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2023 ini, ada tiga tahap program yang kami gelar. Edukasi melalui online, pemeriksaan ke sekolah-sekolah SD, dan melakukan perawatan gigi gratis untuk warga dan juga keluarga besar Unair,” kata Muhammad Luthfi.
Luthfi menyiapkan tim untuk melakukan pemeriksaan langsung ke sekolah-sekolah. Dalam hal ini, dia mengakui sudah berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya untuk menyiapkan titik-titiknya.
”Ini kita lakukan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka mengendalikan karies gigi yang terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Muhammad Luthfi.
Dia menambahkan, program itu seperti gayung bersambut. Sebab, apa yang diinginkannya sama persis dengan apa yang diinginkan Wali Kota Eri Cahyadi yang juga ingin mengurangi penyakit karies bagi anak-anak Surabaya.
”Insya Allah ini akan menjadi suatu titik awal yang baru dan bagus untuk mengendalikan penyakit karies gigi di Surabaya,” tutur Muhammad Luthfi.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
