
Ilustrasi penganiayaan
JawaPos.Com - Detail kronologi penganiayaan yang dilakukan anak anggota DPR RI terhadap kekasihnya menuai berbagai kecaman publik.
Pasalnya, tindak kekerasan yang dilakukan Gregorius Ronald Tannur atau yang dikenal sebagai anak anggota DPR RI terhadap kekasihnya sangat tidak manusiawi.
Dilansir dari Radar Kudus, Sabtu (7/10), polisi akhirnya mengungkap kronologi penganiayaan sadis yang dilakukan Gregorius Ronald Tannur terhadap korban Dini Sera Afrianti.
Sudah dipastikan bahwa korban Dini Sera Afrianti,tewas akibat dianiaya oleh Gregorius Ronald Tannur yang merupakan anak anggota DPR sekaligus kekasihnya.
Dikatakan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pasma Royc, pelaku yang merupakan anak anggota DPR RI F-PKB, Edward Tannur ini telah memukul kepala Dini Sera Afrianti dengan botol hingga melindas korban dengan mobil.
Dalam penjelasannya, penganiayaan yang dilakukan tersangka kepada korban dimulai sejak keluar dari ruang karaoke atau saat berada di lift.
“Pukul 00.10 WIB korban DSA dan tersangka GR (Gregorius Ronald) disaksikan sekuriti Blackhole pulang lewat lift dan ada percekcokan dan penendangan ke arah kaki korban DSA. Korban DSA terjatuh sampai posisi duduk,” kata Kombes Pasma dikutip JawaPos.com melalui Radar Kudus.
Tak sampai disitu saja, tersangka kembali memukul korban dengan botol tequila dan melindasnya dengan mobil hingga terseret sepanjang lima meter.
“DSA (korban) keluar lift sambil main handphone, di depan mobil Innova abu-abu metalik milik GR (tersangka), kemudian korban DSA terduduk sandar duduk sisi sebelah kiri,” ujar Pasma.
“Posisi GR (tersangka) masuk mobil dijalankan, (lalu) GR parkir kanan, padahal posisi korban duduk di sebelah kiri sehingga korban terlindas dan terseret kurang lebih 5 meter,” tambahnya.
Setelah melakukan penganiayaan sadis, Ronald Tannur sempat didatangi oleh sekuriti pada saat kejadian.
Pada saat kejadian, tersangka Ronald Tannur justru turun dan mengangkat tubuh korban Dini Sera Afrianti ke dalam mobil.
Pasca melindas Dini Sera Afrianti, Gregorius Ronald Tannur disebut membawa korban ke apartemennya.
***

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
