
Ida Susanti warga Surabaya korban pernikahan sesama jenis.
JawaPos.com–Curahan hati warga Surabaya Ida Susanti yang diunggah di TikTok @susantinyoo viral. Ditemui awak media pada Jumat (29/9), Ida membeberkan beberapa fakta.
Salah satunya keluarganya yang tidak mengetahui jika Nardinata Marshioni atau suami yang selama ini dikira pria oleh Ida ternyata perempuan. Berikut beberapa fakta yang dirangkum JawaPos.com.
Ida mengenal Nardinata begitu cepat. Hanya sebulan, keduanya saling kenal. Nardinata dan Ida tukar cincin pada 28 Juli 2000. Disaksikan perwakilan keluarga Nardinata dan keluarga Ida.
Namun, hingga perpecahan keduanya meledak, pada 2002 silam yang akhirnya membuat Nardinata diseret Ida ke Polda Jawa Timur, keluarga Ida masih belum mengetahui siapakah Nardinata. Hingga, pada 2004, kedok Nardinata terbongkar.
Setelah kasus penipuan Nardinata itu ramai di media massa kala itu. ”Cece (kakak) tahu duluan, dan negur aku. Itu beneran perempuan. Nadanya tinggi, aku ya mau bagaimana lagi. Selama nikah sampai 2004 aku nutupin kalau Nardinata adalah perempuan,” ungkap Ida.
Setelah Ida melaporkan Nardinata ke Polda Jawa Timur pada 2002, empat tahun kemudian polisi menetapkan Nardinata masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Tepatnya, pada 19 Juli 2007. Penetapan DPO itu tertuang dalam surat Nomor DPO/65/VII/2007/Dit Reskrim.
Ida terkejut ketika suami yang dinikahinya itu ternyata perempuan, sehari setelah pernikahan digelar secara Kristen. Ternyata bukan hanya Ida perempuan yang dinikahi. Ada dua perempuan lagi yang juga dinikahi Nardinata.
”Saya tahunya setelah menikah dengan Nardinata. Ternyata ada dua perempuan lagi, sebelum dan sesudah saya. Yang sebelum saya tahu ketika ada surat permintaan cerai, saya temukan surat itu. Yang setelah saya, ada tahu orangnya anaknya tukang becak,” ungkap Ida.
Nardinata diduga masih kerabat dengan salah seorang politikus Indonesia. Hal itu diketahui Ida setelah ditunjukkan beberapa foto dan berkali-kali Nardinata bercerita tentang keluarganya itu.
”Bilang ke saya dulu juga Nardinata ini kerja di salah satu perusahaan gadget. Saya dikasih Rp 1 juta per bulan, tapi kenyataannya tidak. Saya dibukakan toko sama Nardinata tapi saya tidak minta uang bulanan itu,” ujar Ida.
Ida menyatakan bahwa dirinya tidak mau melayani Nardinata untuk berhubungan badan. Namun, Ida tak memiliki pilihan. Dia diancam untuk dibunuh.
”Setelah aku laporin ke Polda Jawa Timur, teman-teman hingga saudara itu dikirim foto saya yang tidak senonoh,” kenang Ida lalu berurai air mata.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
