Ida Susanti, warga Surabaya, korban pernikahan dengan sesama jenis.
JawaPos.com–Ida Susanti, warga Surabaya, berurai air mata saat menceritakan bagaimana bisa mengenal suami yakni Nardinata Marshioni, sosok yang selama ini dikira pria ternyata adalah perempuan.
Ida mengungkapkan, mengirimkan pesan singkat ke Nardinata Marshioni pada 23 tahun silam. Kala itu, dia mendapatkan nomor Nardinata dari temannya.
”Nardinata bilang kalau lagi di Eropa. Liburan, nanti menyempatkan diri ke Surabaya berkenalan dengan keluarga. Semakin akrab, telepon dan SMS,” kenang Ida.
Baca Juga: Pengakuan Warga Surabaya Korban Pernikahan Sejenis: Saya Diajak Keliling Eropa Tiga Bulan
Sebulan kemudian, hati Ida semakin berbunga ketika Nardinata menyatakan akan meminangnya. Pada 31 Juli 2000, keduanya mengucap janji untuk hidup semati di atas altar.
”Tanggal 28 Juli, kami tukar cincin di hotel. Ada keluargaku, keluarga Nardinata hanya empat orang,” ucap Ida.
Selama sebulan mengenal sebelum menikah, Ida tak merasakan ada hal yang aneh dari Nardinata. Tampilan Nardinata persis pria. Suara Nardinata berat, badannya gemuk, dan tak memiliki payudara bak perempuan.
”Begitu sehari setelah menikah, kami liburan di Bangkok, Thailand, Nardinata mengaku bahwa dirinya perempuan. Kaget, saya nangis,” papar Ida.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
