Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 September 2023 | 19.25 WIB

Kemacetan di Surabaya Dipicu Jam Kerja hingga Bottleneck

PENUH KENDARAAN: Potret kemacetan di Jalan A. Yani saat berangkat kerja beberapa waktu lalu - Image

PENUH KENDARAAN: Potret kemacetan di Jalan A. Yani saat berangkat kerja beberapa waktu lalu

JawaPos.com – Bundaran Taman Pelangi atau Jalan A. Yani bukan satu-satunya lokasi kemacetan di Surabaya. Berdasar analisis Satlantas Polrestabes Surabaya, setidaknya terdapat 11 titik kepadatan di Surabaya. Lokasinya menyebar.

Sebelas lokasi kemacetan itu, antara lain, Jalan Raya Wonokromo, Jalan Dupak, Jalan Romokalisari, Jalan Kapasari, Jalan Jemur Andayani, Jalan Dr Ir H Soekarno atau MERR. Selain itu, Jalan Rolak Gunungsari, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Raya Benowo, Jalan Banyu Urip, dan Jalan Tunjungan.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman menuturkan, jam kemacetan di belasan titik itu beragam. Ada yang pagi, sore, bahkan malam.

’’MERR, Jalan Rolak Gunungsari, dan Jalan Ahmad Yani biasanya sudah padat pada pagi,” ujarnya. Kepadatan itu biasa terjadi pukul 06.00 sampai pukul 09.00.

’’Tindakan yang diambil berupa penempatan personel,” lanjutnya. Tiga ruas jalan itu terpantau sering kembali padat saat sore. Yakni, pada pukul 16.00 hingga pukul 19.00. ’’Hampir semua titik padat pada sore hari,” ungkapnya.

Salah satu faktor penyebabnya adalah tingginya volume kendaraan pada waktu jam pulang kerja. Menurut Arif, sebagian masyarakat yang bekerja di Surabaya berdomisili di daerah tetangga. Misalnya, Sidoarjo dan Gresik. Kondisi itu membuat belasan jalanan tersebut selalu ramai pada sore hari.

Di Jalan Tunjungan kemacetan bisa terjadi hingga pukul 19.00. Bahkan sampai pukul 21.00. ’’Karena aktivitas masyarakat yang tinggi di lokasi itu,’’ kata Arif.

Selain tingginya volume kendaraan, kepadatan juga dipicu kondisi jalan. Di Jalan Wonokromo, misalnya, terdapat bottleneck. Lokasinya juga menjadi pertemuan dua arus pengendara dan persimpangan ke Jalan Raya Darmo dan Jalan Diponegoro.

’’Pada jam-jam tertentu, pasti ada anggota kami yang bersiaga di lokasi melakukan pengaturan untuk mengurai kepadatan,” jelasnya. (edi/c6/aph)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore