
Pelaku pria yang mengambil tas korban Nurhaniyah memasukkan tas korban ke tas belanjaan si perempuan (diduga istri). (IST)
JawaPos.com - Seorang pria terekam CCTV mengambil tas milik Nurhaniyah yang tertinggal di salah satu toko kue di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Minggu (10/9) sekitar pukul 11.41.
Akibat aksi pria tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp7,4 juta. Sebab, di dalam tas terdapat perhiasan emas, seperti kalung, gelang, liontin, dompet berisi uang Rp 900 ribu dan kartu belanja senilai Rp 500 ribu. Selain itu juga terdapat KTP dan ATM.
Seperti dikutip Radar Surabaya (Jawa Pos Grup), pemilik tas Nurhaniyah menjelaskan, tasnya tertinggal saat dibawa belanja di toko kue di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Minggu (10/9) lalu.
Bermula dirinya saat berbelanja. Kemudian membayar di kasir dan keluar untuk berkunjung ke Semampir. Namun, saat itu tas kecil korban berwarna hitam tertinggal di atas dagangan, dekat meja kasir.
Korban baru sadar tasnya tertinggal saat sudah di tengah perjalanan menuju kediaman asal Semampir, Surabaya. Dia lalu putar balik ke toko kue untuk mengambil tas. Apesnya, tas sudah tidak ada.
"Dalam tas isi perhiasan emas lengkap ada suratnya. Dompet isi uang Rp 900 ribu dan kartu belanja saldo Rp 500 ribu. Total kerugian sekitar Rp 7,4 juta," ungkapnya, Selasa (19/9).
Setelah mengetahui tas tidak ada, korban meminta karyawan toko untuk mengecek CCTV. Usut punya usut ternyata benar. Tas korban diambil seorang pria yang berbelanja di toko bersama istrinya.
Dari rekaman CCTV, pelaku mengambil tas korban yang tergeletak di atas barang dagangan tanpa sepengetahuan karyawan. Usai ditenteng, tas korban lalu dimasukkan ke dalam tas belanjaan istrinya.
Menurut Nurhaniyah, pelaku memakai topi krem, masker putih, jaket warna cokelat, celana panjang biru gelap dan sepatu abu-abu. Sementara perempuan yang diduga istrinya, memakai baju merah muda, celana hitam, bermasker dan sepatu warna putih.
"Pelaku usia sekitar 30 tahunan mungkin. Kalau nggak salah pakai motor Yamaha Vixion," sebutnya.
Atas kejadian tersebut korban mengaku sudah berupaya membuat laporan polisi di Polsek Wonocolo usai kejadian. Namun, karena ada beberapa berkas yang harus dilengkapi korban saat itu juga dan berkas berada di Tulungagung sehingga belum bisa melapor resmi.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
