Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 September 2023 | 00.53 WIB

Gubernur Jatim Khofifah Ucapkan Belasungkawa atas Meninggalnya Petinju Bondowoso Farhat

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengucapkan duka cita atas meninggalnya petinju Bondowoso, Farhat Mika Rahel R, dalam pertandingan Porprov Jatim 2023. - Image

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengucapkan duka cita atas meninggalnya petinju Bondowoso, Farhat Mika Rahel R, dalam pertandingan Porprov Jatim 2023.

JawaPos.com - Pertandingan cabang olah raga tinju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII menyisakan duka. Salah satu petinju asal Bondowoso, Farhat Mika Rahel Riyanto dinyatakan meninggal dunia pasca bertanding. Kemarin, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa pun langsung meminta seluruh pertandingan dihentikan.

Sementara itu, dalam kirimannya di Instagram @khofifah.ip, Rabu (13/9), Khofifah menyampaikan duka cita mendalam atas kepulangan Farhat Mika Rahel R. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un," tulis Khofifah dalam caption dengan foto almarhum.

Dia juga menuliskan bahwa kepergian Farhat menjadi duka cita mendalam bagi dunia olah raga Jawa Timur. Petinju asal Bondowoso itu meninggal saat laga perempat final Porprov Jatim 2023.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Dan, semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan. Aamiin YRA," tulis Khofifah.

Kejadian meninggalnya Farhat bermula saat dia turun di babak delapan besar kelas 46 kg kategori youth (17–18 tahun) pada Senin (11/9) sore. Dalam rekaman video pertandingan, di ronde ketiga petinju 15 tahun itu mendapat pukulan bertubi-tubi dari lawannya asal Kabupaten Blitar, I Putu Nandikeswara Adnya.

Akibat serangan itu, Farhat terjatuh, tetapi bisa berdiri lagi. Saat wasit melakukan hitungan kedua, dia sudah mengangkat kedua tangan tanda siap bertanding lagi.

Tapi, beberapa saat kemudian, Farhat tampak sempoyongan, lantas terjatuh di dekapan wasit. Tim medis lantas memberikan pertolongan pertama sebelum dilarikan ke RSUD Kabupaten Jombang.

RSUD Jombang menyebut pasien tiba pada pukul 15.30 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri ditemani seorang pelatih dan tim medis pertandingan. "Dilakukan penanganan stabilisasi oleh tim medis RSUD Jombang. Pemeriksaan CT scan kepala didapatkan pendarahan di kepala," ucap Dr dr Ma'murotus Sa'diyah, direktur RSUD Kabupaten Jombang.

Lebih lanjut, Farhat sempat mendapat perawatan intensif di ICU central oleh tim dokter spesialis bedah saraf. Namun, kabar duka itu datang pada Selasa (12/9) dini hari. Setelah kondisinya sempat menurun pada pukul 01.00 WIB, Farhat dinyatakan meninggal dunia pukul 02.10 WIB.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore