
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengucapkan duka cita atas meninggalnya petinju Bondowoso, Farhat Mika Rahel R, dalam pertandingan Porprov Jatim 2023.
JawaPos.com - Pertandingan cabang olah raga tinju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII menyisakan duka. Salah satu petinju asal Bondowoso, Farhat Mika Rahel Riyanto dinyatakan meninggal dunia pasca bertanding. Kemarin, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa pun langsung meminta seluruh pertandingan dihentikan.
Sementara itu, dalam kirimannya di Instagram @khofifah.ip, Rabu (13/9), Khofifah menyampaikan duka cita mendalam atas kepulangan Farhat Mika Rahel R. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un," tulis Khofifah dalam caption dengan foto almarhum.
Dia juga menuliskan bahwa kepergian Farhat menjadi duka cita mendalam bagi dunia olah raga Jawa Timur. Petinju asal Bondowoso itu meninggal saat laga perempat final Porprov Jatim 2023.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Dan, semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan. Aamiin YRA," tulis Khofifah.
Kejadian meninggalnya Farhat bermula saat dia turun di babak delapan besar kelas 46 kg kategori youth (17–18 tahun) pada Senin (11/9) sore. Dalam rekaman video pertandingan, di ronde ketiga petinju 15 tahun itu mendapat pukulan bertubi-tubi dari lawannya asal Kabupaten Blitar, I Putu Nandikeswara Adnya.
Akibat serangan itu, Farhat terjatuh, tetapi bisa berdiri lagi. Saat wasit melakukan hitungan kedua, dia sudah mengangkat kedua tangan tanda siap bertanding lagi.
Tapi, beberapa saat kemudian, Farhat tampak sempoyongan, lantas terjatuh di dekapan wasit. Tim medis lantas memberikan pertolongan pertama sebelum dilarikan ke RSUD Kabupaten Jombang.
RSUD Jombang menyebut pasien tiba pada pukul 15.30 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri ditemani seorang pelatih dan tim medis pertandingan. "Dilakukan penanganan stabilisasi oleh tim medis RSUD Jombang. Pemeriksaan CT scan kepala didapatkan pendarahan di kepala," ucap Dr dr Ma'murotus Sa'diyah, direktur RSUD Kabupaten Jombang.
Lebih lanjut, Farhat sempat mendapat perawatan intensif di ICU central oleh tim dokter spesialis bedah saraf. Namun, kabar duka itu datang pada Selasa (12/9) dini hari. Setelah kondisinya sempat menurun pada pukul 01.00 WIB, Farhat dinyatakan meninggal dunia pukul 02.10 WIB.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
