
Korban rumah ambruk di Kapasari Surabaya akan mendapatkan kompensasi ganti rugi. DSDABM Kota Surabaya akan membangun kembali rumah itu.
JawaPos.com–Anang Budi Santoso, staf Bidang Jalan dan Bangunan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya memastikan korban rumah ambruk akan mendapatkan kompensasi ganti rugi dengan membangun kembali rumah.
”Tadi malam (4/9), telah dilakukan galian terlalu mepet dengan rumah warga. Karena di sebelah jalan samping ada utilitas PLN tekanan tinggi dan PDAM Surya Sembada. Kami tidak mungkin mepet dengan utilitas tersebut,” terang Anang Budi Santoso.
Dia menyebutkan, jika sesuai perencanaan jarak 50 sentimeter, karena utilitas 30 sentimeter merapat ke rumah warga.
”Kebetulan di rumah warga itu tengah-tengah fondasinya longsor, kurang kuat, turun. Tidak ada fondasi cuma bata,” tambah Anang Budi Santoso.
Solikin, salah satu pemilik bangunan di Jalan Kapasari 63 ABC Surabaya, tak bisa mengucapkan banyak kata. Dia dan istrinya, Naimah, kaget setelah tempat yang ditinggali lebih kurang 15 tahun itu tiba-tiba roboh, Selasa (5/9).
Solikin mengungkapkan, merasakan bangunan rumahnya bergetar sekitar pukul 22.00.
”Saya intip keluar rumah dan melihat posisi ekskavator tepat di depan pintu rumah,” ungkap Solikin, warga Kapasari Surabaya itu.
Bangunan rumah yang berukuran lebih kurang 15x5 meter itu roboh karena pengerjaan proyek gorong-gorong saluran air atau box culvert. Sekitar pukul 00.00, tiba-tiba suara keras diiringi atap roboh menimpa Naimah dan suaminya.
Naimah mengungkapkan, sebelum bangunan itu roboh, dia dan suami sempat merasakan getaran imbas dari pengurasan air yang dilakukan petugas proyek.
”Tiba-tiba langsung ambruk jam 12 malam. Kepala saya ketindihan salon (pengeras suara),” imbuh Naimah.
Saat ini, untuk sementara waktu, keduanya mengungsi ke rumah mertua tak jauh dari rumahnya sekarang. Lantas, untuk barang dagangan yang dimilikinya dititipkan kepada temannya. Untuk membuat dapurnya mengepul, setiap hari, dia berjualan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
