
Ilustrasi prostitusi. Dok JawaPos
JawaPos.com–Relawan Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam acara Peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Jawa Timur pada Minggu (11/10). Penghargaan tersebut diserahkan kepada enam tokoh Jawa Timur, yakni Bupati Gresik, Bupati Bojonegoro, Wali Kota Kediri, Radian Jadid (Relawan Task Korce Kemanusiaan Kantin ITS di RSDL Indrapura), dokter Nur Arifah Destianzard (dokter), dan Ahmad Rofiq Singgih Surya Medan (perawat). Penghargaan tersebut sebagai apresiasi Gubernur Khofifah untuk aktivis relawan yang mencegah persebaran virus Covid-19.
Radian Jadid merupakan ketua pelaksana program pendamping keluarga pasien Covid-19 RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura (RSLI). Program itu merupakan supporting and education program yang menjadi kerja bersama kerelawanan RSLI dengan Task Force Kemanusiaan (TFK) Kantin ITS (TFK Kantin ITS). Radian bersama-sama dengan relawan lain bekerja keras melakukan pendampingan dan pemberdayaan dengan memberikan edukasi serta sosialisasi kepada pasien Covid-19 beserta keluarga juga masyarakat sekitarnya.
”Capaian yang dapat diberikan adalah RSLI yang terbantu meningkatkan angka kesembuhan pasien serta terselesaikannya berbagai permasalahan lanjutan pasca pemulangan pasien Covid-19, yaitu penerimaan mantan pasien di keluarganya, lingkungan masyarakat, hingga tempat mereka bekerja dan mencari nafkah,” ujar Radian pada Senin (12/10).
Capaian Radian tidak lepas dari perannya sebagai ketua Task Force Kemanusiaan Kantin ITS (TFK Kantin ITS). TFK Kantin ITS adalah sebuah komunitas yang didirikan pada 2018 untuk membantu dan memberdayakan masyarakat melalui bencana maupun berbagai masalah lain.
”Beberapa kegiatan yang telah dilakukan adalah kegiatan kerelawanan saat tsunami Aceh, gunung meletus di Merapi dan Kelud, serta berbagai bencana lain,” tutur Radian.
Sebelumnya, TFK Kantin ITS bersama RS Terapung Ksatria Airlangga serta RSUD Soetomo dan BPBD Jatim menyepakati program pendamping keluarga pasien Covid-19. Program itu sebagai bagian dari upaya non medis membantu penanganan pasien Covid-19 di RSLI menghadapi kendala atau permasalahan kebersihan lingkungan, psikologis, dan ekonomi. Mereka juga mendampingi penyintas menghadapi kendala sosial kemasyarakatan baik dalam lingkungan RT/RW dan kelurahan serta lingkungan pekerjaan.
”Empat bulan setelah program tersebut berjalan, tim relawan sudah memberikan pendampingan pada 2.547 penyintas/survivor Covid-19 (mantan pasien) yang sudah lulus dari RSLI,” terang Radian.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Uq73ggbPc54&ab_channel=jawapostvofficial

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
