
Machfud Arifin saat menyusuri Sungai Wonorejo. (Tim Machfud Arifin for JawaPos.com)
JawaPos.com - Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin (MA) prihatin dengan kondisi muara Sungai Wonorejo. Itu setelah dia mengunjungi sungai yang bermuara di Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya), Sabtu (3/10). Sungai tercemar parah. Air menghitam dan tercium bau busuk. Sungai pun dangkal karena sedimentasi yang tidak teratasi.
Sepanjang pagi, Machfud Arifin berkeliling Sungai Wonorejo hingga bibir pantai menggunakan perahu kecil. Ditemani istrinya dan sejumlah anggota timnya, Machfud Arifin melihat langsung betapa mendesaknya revitalisasi sungai dan kawasan tersebut.
”Kondisi Sungai Wonorejo ini begitu memprihatinkan,” kata pasangan Mujiaman di Pilwali Surabaya itu. ”Secara kasat mata, kita bisa melihat betapa tingginya pencemaran di sini. Baunya juga tidak enak,” lanjutnya.
Machfud menegaskan, secepatnya kondisi itu harus ditangani. Jika tidak, maka akan berdampak pada biota sungai maupun kawasan laut yang menjadi muara sungai. Ikan tidak akan hidup dengan baik. Itu akan berpengaruh pada warga yang menggantungkan hidup dari sana. Baik nelayan, petambak, maupun warga lain yang mencari nafkah dari sana.
”Jika air tercemar, maka ikan tidak akan bisa hidup. Akibatnya, nelayan harus mencari ikan lebih jauh ke tengah laut, ini tentu saja memberatkan nelayan, dari segi biaya maupun risiko lainnya,” papar Machfud Arifin.
Air yang tercemar juga akan membuat repot para petambak yang ada di kawasan Pamurbaya. Sebab, mereka mengandalkan air dari kawasan pantai untuk tambak mereka. Pembibitan sulit dilakukan, pun demikian halnya dengan pembiakan ikannya.
Photo
Machfud Arifin melihat langsung sedimentasi yang membuat sungai Wonorejo dangkal. (Tim Machfud Arifin for JawaPos.com)
Pun demikian halnya dengan sedimentasi. Endapan lumpur yang tidak dikeruk membuat sungai dangkal. Akibatnya, ekosistem air yang ada di sana tidak bisa berjalan dengan semestinya.
”Saya sudah berdiskusi dengan warga di sini. Mulai petambak, nelayan, maupun mereka yang menjadi korban areal konservasi yang dikelola tidak memperhatikan warga. Saya dan Pak Mujiaman akan menangani semua permasalahan ini, bila nanti mendapatkan amanah menjadi wali kota,” tegas Machfud Arifin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
