
MENUNGGU PEDAGANG: Petugas pelaksana tes cepat tak bisa bekerja maksimal karena pedagang Pasar Pogot memilih menutup tokonya. Mereka enggan mengikuti rapid test. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com − Rapid test kembali dilaksanakan di Pasar Pogot, Kenjeran, Minggu (23/8). Dari 26 warga yang dites darahnya, 5 di antaranya berstatus reaktif. Mereka adalah pengunjung pasar. Meski begitu, bukan berarti seluruh pedagang Pasar Pogot terbebas dari Covid-19. Hanya sedikit yang reaktif karena mayoritas menghindari tes cepat.
Rapid test berlangsung pukul 07.30. Area pasar belum begitu ramai. Hanya ada puluhan pedagang kebutuhan pokok. Pedagang lainnya seperti pakaian, perhiasan, dan elektronik masih tutup.
”Kalau seluruh penjual sayur-mayur atau kebutuhan pokok lain, pada kegiatan pertama sudah di-rapid test. Hasilnya, beberapa pedagang berstatus reaktif. Namun, mereka telah diobati. Sehingga seluruh pedagang bahan baku berstatus negatif. Dan tidak perlu kembali di-rapid,” jelas Camat Kenjeran Henny Indriaty di Pasar Pogot kemarin.
Yang belum melakukan tes cepat adalah pedagang non kebutuhan pokok. Sayang, kesadaran mereka dalam pencegahan persebaran Covid-19 masih sangat minim. Kemarin nyaris tidak ada pedagang yang mengikuti rapid test. Mengetahui adanya kegiatan tersebut, mereka memutuskan tutup toko.
Padahal, rapid test digelar sampai siang. Ditambah lagi, kegiatan itu mendadak dan tanpa sepengetahuan para pedagang. Tetapi sampai kegiatan selesai, tidak ada satu pun toko yang buka. Semuanya tutup. Diduga, informasi tersebut telah bocor di kalangan para pedagang.
”Mungkin juga karena rapid test dilakukan pada pagi hari sebelum mereka buka toko. Ini menjadi evaluasi bagi kami. Ke depan rapid test kami lakukan pada siang hari. Setelah toko sudah buka. Dengan itu, peluang mereka untuk menghindar sangat kecil,” ujar Henny.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
