Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2020 | 19.01 WIB

Pasien Covid-19 di RSLI Surabaya Juga Bersemangat Upacara Bendera

SEMANGAT NASIONALISME: Mengenakan baju seadanya, para pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Indrapura menghormat bendera Merah Putih. (Allex Qomarulla/Jawa Pos) - Image

SEMANGAT NASIONALISME: Mengenakan baju seadanya, para pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Indrapura menghormat bendera Merah Putih. (Allex Qomarulla/Jawa Pos)

JawaPos.com - Upacara bendera HUT Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia baru dimulai pukul 10.00 Senin (17/8). Namun, sejak pukul 08.00 puluhan pasien Covid-19 telah berkumpul di halaman Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI). Tanpa dikomando, mereka membentuk barisan dengan rapi menghadap tiang bendera.

Walaupun hanya mengenakan pakaian seadanya, mereka tampak bersemangat. Sambil menunggu upacara dimulai, dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, tenaga kesehatan mengajak para pasien untuk berolahraga sejenak. Yakni, berjemur di bawah terik matahari, mengeluarkan keringat untuk meningatkan imunitas tubuh.

Sebelumnya, mereka mengikuti senam kesegaran jasmani (SKJ) selama satu jam. Setelah beristirahat 45 menit, pukul 09.45 upacara bendera dimulai. Mereka mengikuti upacara sesuai dengan yang dilaksanakan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Upacara berlangsung dengan khidmat. Setelah itu, sebagai rasa bangga, mereka berfoto bersama.

Penanggung jawab RS Lapangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II Laksma TNI dr Nalendra mengatakan, upacara kemerdekaan digelar untuk memberikan rasa semangat kepada seluruh pasien Covid-19. Sampai saat ini, RSLI telah merawat 1.355 pasien. Angka kesembuhan mencapai 1.207 dengan angka kematian nol.

Baca Juga: Peringati HUT RI, RSDL Buktikan Keberhasilan Tangani Covid-19

”Lebih dari 8−10 persen pasien sembuh berasal dari sini (RSLI). Pasien sembuh dalam waktu cepat. Yaitu, hanya memerlukan waktu tiga sampai sepuluh hari perawatan,” ujarnya.

Walaupun angka kesembuhan meningkat, fasilitas terus ditingkatkan. Salah satunya membuat aplikasi pelaporan atau pengawasan penderita yang berada di permukiman dengan jarak jauh. Aplikasi tersebut bernama Telecovida. Aplikasi itu dapat diunduh pada Play Store yang terdapat di smartphone.

Melalui aplikasi tersebut, warga dapat melaporkan langsung kondisi yang terjadi di lingkungan masing-masing. Mulai penerapan protap kesehatan hingga adanya orang yang dicurigai terkena Covid-19. Laporan yang masuk segera ditindaklanjuti oleh pihaknya. Dengan aplikasi tersebut, pihaknya bisa semakin mudah men-tracing penderita Covid-19.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=WWfCOnVZ19Y

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore