Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Agustus 2023 | 21.44 WIB

Wakapolrestabes Surabaya Sebut Ganja Cair Dibuat di Thailand, tapi Dikirim dari Medan

SAMAR: Polisi menemukan ganja cair di lima botol ukuran 30 milimeter saat menggerebek tempat tinggal Yohanes di Sedati, Sidoarjo. - Image

SAMAR: Polisi menemukan ganja cair di lima botol ukuran 30 milimeter saat menggerebek tempat tinggal Yohanes di Sedati, Sidoarjo.

JawaPos.com – Liquid vape atau cairan rokok elektrik yang mengandung ganja di rumah Yohanes diketahui dibikin di Thailand. Namun, cairan memabukkan itu dikirim dari Medan.

Wakasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Fadillah Langko Kasim Panara menuturkan, tersangka mengaku baru sekali membeli ganja cair. Yohanes memesannya melalui Instagram. ’’Belum lama, kira-kira sebulan lalu,” ujarnya, Rabu (23/8).

Yohanes mengetahui akun penjual ganja likuid tersebut dari teman. Dia langsung membeli lima botol berukuran 30 mililiter sekaligus untuk stok. Harga setiap botolnya Rp 1 juta. ’’Baru coba-coba. Tetapi, sudah lama jadi pengguna dan pengedar ganja kering,” kata Fadillah.

Ganja likuid yang dipesan pria 31 tahun itu diketahui dikirim dari Medan melalui jasa ekspedisi. Oleh penjual, paket disebut sebagai liquid vape biasa. ’’Kalau diamati secara kasatmata, sulit ketahuan,” tuturnya.

Yohanes sudah mencoba ganja likuid itu setengah botol. Dalam pemeriksaan, pria yang sehari-hari menjadi marketing elektronik tersebut mengaku efeknya lebih keras daripada ganja kering.

Fadillah menambahkan, ganja likuid itu tidak diproduksi di Indonesia berdasar pengakuan tersangka. Yohanes menyebut penjual sempat mengatakan barang itu berasal dari Thailand. ’’Kualitas ganja diklaim lebih baik daripada lokal,” paparnya.

Menurut dia, perburuan terhadap penjual ganja likuid masih dilakukan. Upaya menelusuri keberadaannya melalui identitas pengirim pada paket tidak bisa dilakukan. Sebab, bungkus paket itu sudah raib. ’’Sedang dalam proses dengan metode lain. Dalam waktu dekat semoga ada hasil,” tuturnya.

Seperti diberitakan, polisi menemukan ganja cair saat menggerebek rumah Yohanes di Sedati, Sidoarjo. Dia diburu karena terdeteksi sebagai pengedar ganja.

Di kamarnya petugas juga menemukan narkoba jenis lain. Yakni, 86 gram ganja kering, 4 pil ekstasi, 32 pil alprazolam, 2 pil tramadol, dan 4 pil codein. (edi/c7/eko)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore