
SAMAR: Polisi menemukan ganja cair di lima botol ukuran 30 milimeter saat menggerebek tempat tinggal Yohanes di Sedati, Sidoarjo.
JawaPos.com – Liquid vape atau cairan rokok elektrik yang mengandung ganja di rumah Yohanes diketahui dibikin di Thailand. Namun, cairan memabukkan itu dikirim dari Medan.
Wakasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Fadillah Langko Kasim Panara menuturkan, tersangka mengaku baru sekali membeli ganja cair. Yohanes memesannya melalui Instagram. ’’Belum lama, kira-kira sebulan lalu,” ujarnya, Rabu (23/8).
Yohanes mengetahui akun penjual ganja likuid tersebut dari teman. Dia langsung membeli lima botol berukuran 30 mililiter sekaligus untuk stok. Harga setiap botolnya Rp 1 juta. ’’Baru coba-coba. Tetapi, sudah lama jadi pengguna dan pengedar ganja kering,” kata Fadillah.
Ganja likuid yang dipesan pria 31 tahun itu diketahui dikirim dari Medan melalui jasa ekspedisi. Oleh penjual, paket disebut sebagai liquid vape biasa. ’’Kalau diamati secara kasatmata, sulit ketahuan,” tuturnya.
Yohanes sudah mencoba ganja likuid itu setengah botol. Dalam pemeriksaan, pria yang sehari-hari menjadi marketing elektronik tersebut mengaku efeknya lebih keras daripada ganja kering.
Fadillah menambahkan, ganja likuid itu tidak diproduksi di Indonesia berdasar pengakuan tersangka. Yohanes menyebut penjual sempat mengatakan barang itu berasal dari Thailand. ’’Kualitas ganja diklaim lebih baik daripada lokal,” paparnya.
Menurut dia, perburuan terhadap penjual ganja likuid masih dilakukan. Upaya menelusuri keberadaannya melalui identitas pengirim pada paket tidak bisa dilakukan. Sebab, bungkus paket itu sudah raib. ’’Sedang dalam proses dengan metode lain. Dalam waktu dekat semoga ada hasil,” tuturnya.
Seperti diberitakan, polisi menemukan ganja cair saat menggerebek rumah Yohanes di Sedati, Sidoarjo. Dia diburu karena terdeteksi sebagai pengedar ganja.
Di kamarnya petugas juga menemukan narkoba jenis lain. Yakni, 86 gram ganja kering, 4 pil ekstasi, 32 pil alprazolam, 2 pil tramadol, dan 4 pil codein. (edi/c7/eko)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
