
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo akan mengundang ratusan penari tradisional dari seluruh Jawa Timur untuk berpartisipasi dalam event Madura Culture Festival (MCF).
JawaPos.com - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo akan mengundang ratusan penari tradisional dari seluruh Jawa Timur untuk berpartisipasi dalam event Madura Culture Festival (MCF).
Acara yang akan berlangsung pada pekan depan itu akan menampilkan beberapa pertunjukan yang masuk dalam budaya lokal dengan tema “Jiwa Madura”
Kepala daerah yang biasa disapa Cak Fauzi itu mengungkapkan, dalam acara itu pihak penyelenggara akan mendatangkan penari dari wilayah tapal kuda seperti Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jember hngga Probolinggo.
“Sebagai bagian dari kalender 2023, kami akan menjamu penari dari seluruh Kawasan Tapal Kuda untuk mengisi energi Festival Budaya Madura di Sumenep,” kata Cak Fauzi, Selasa, (22/08).
Dijelaskannya, Festival ini akan diselenggarakan di Stadion Ahmad Yani mulai 26 Agustus dan akan menampilkan segudang penari tradisional dari berbagai kabupaten.
Setiap kelompok akan menampilkan tarian tradisional khas daerahnya masing-masing secara berurutan.
Sementara, dalam pembukaan nanti akan menampilkan kontingen Banyuwangi, dilanjutkan dengan penampilan band lokal sebelum kabupaten lain naik panggung.
"Masing-masing grup diberi waktu 10 menit untuk tampil. Kami juga menampilkan band ternama dari Sumenep, dengan musisi Saltis dan Nuki," kata bupati.
Poltikus PDIP itu mengatakan, pihak penyelenggara menggratiskan tiket masuk bagi siswa sekolah menengah untuk datang ke acara tersebut.
Diharapkan, kegiatan itu akan memberi mereka kesempatan untuk mengenal dan mendapatkan wawasan tentang warisan budaya Pulau Madura dan Jawa bagian timur.
Festival ini juga akan melibatkan partisipasi 200 usaha mikro, kecil, dan menengah dari Sumenep, sehingga memberikan keuntungan ekonomi yang terkait dengan acara tahunan ini.
Cak Fauzi juga menuturkan, pihak penyelenggara akan menampilkan 13 event dalam acara itu, diantaranya adalah seni budaya, konser kemerdekaan, pameran keris, kontes bonsai, pamem batu akik, pameran ukiran serta fashion batik.
Selain itu, ada juga kegiatan pameran batik, pameran UMKM, JJS, senam massal, tong-tong sereg dan konser dangdut.
“Kami berharap diadakannya pertunjukan ini akan mendatangkan wisatawan asing untuk berkunjung ke Sumenep,” pungkasnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
