
Ilustrasi kawasan hutan kota di Pakal, Kota Surabaya. Diskominfo Surabaya/Antara
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan berbagai upaya untuk menjaga kualitas udara di Kota Pahlawan tetap bersih dan layak hirup. Upaya itu di antaranya, mulai dari penanaman 1.000 pohon setiap hari, cek rutin uji emisi kendaraan, hingga pemantauan udara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, upaya pemkot menjaga kualitas udara agar tetap baik yaitu dengan cara melakukan penanaman 1.000 pohon setiap hari dan menggalakkan kembali gerakan Satu Jiwa Satu Pohon (Sajisapo).
”Kenapa itu kita lakukan? Karena kami nggak mau kondisi oksigen di Kota Surabaya ini (kualitasnya) berkurang. Maka dari itu, kami melakukan penanaman terus-menerus,” kata Hebi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/8).
Hebi menjelaskan, penanaman 1.000 pohon setiap hari dilakukan di seluruh wilayah Kota Surabaya. Utamanya, dilakukan penanaman pohon di kawasan yang tingkat lalu lintas kendaraannya tinggi. Seperti di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Margomulyo.
Menurut dia, penanaman ribuan pohon itu tidak asal dilakukan, karena DLH Kota Surabaya juga mempertimbangkan estetika agar sedap dipandang. ”Tanaman di Jalan Ahmad Yani akan diperbanyak, juga di Margomulyo. Kami mempertimbangkan estetika juga, misal terlalu banyak atau rapat kan nggak bagus,” jelas Hebi.
Ke depannya, DLH akan menggalakkan kembali gerakan Sajisapo di Kota Surabaya. Gerakan Sajisapo dilakukan di lingkungan perkampungan. Tak hanya itu, Agus Hebi Djuniantoro juga mengajak warga Surabaya peduli terhadap lingkungan sekitar dengan cara menanam pohon, baik tanaman perdu maupun semak.
”Jadi setiap ada bayi lahir, warga diwajibkan untuk menanam satu pohon,” ujar Agus Hebi Djuniantoro.
Hebi menyampaikan, masyarakat tidak khawatir terkait adanya kabar kualitas udara di Kota Surabaya buruk. Sebab, berdasar data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) per Januari-Agustus, 20 persen dalam kondisi baik dan 70 persen kondisi sedang alias masih layak hirup.
”Kondisinya baik dan sedang, belum parah, artinya masih sehat dan masih layak hirup. Jadi Surabaya saat ini masih baik-baik saja,” ucap Agus Hebi Djuniantoro.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
