Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Agustus 2023 | 00.12 WIB

Dirgahayu Kemerdekaan RI, Ketua DPRD Surabaya: Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono. - Image

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono.

JawaPos.com–Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengucapkan selamat merayakan Hari Ulang Tahun Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia. Usia itu sejak Bung Karno dan Bung Hatta membacakan teks proklamasi, 17 Agustus 1945, di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta, No. 56.

Adi Sutarwijono mengikuti upacara di Balai Kota Surabaya bersama Wakil Wali Kota Armuji dan jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompida) di Kota Pahlawan. Upacara peringatan kemerdekaan dipimpin Wali Kota Eri Cahyadi selaku inspektur upacara.

”Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia. Selamat merayakan dengan penuh kegembiraan, penuh suka cita dan rasa bahagia. Kita merayakan dengan kebersamaan, keguyuban, dan gotong royong, bersama warga. Sekali merdeka, tetap merdeka!” kata Adi Sutarwijono, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, seusai upacara di Balai Kota.

Tahun ini, HUT Kemerdekaan ke-78, mengambil tema: Terus Melaju untuk Indonesia Maju. Ada rasa optimisme yang bergelora, tumbuh dan mekar dalam peringatan kemerdekaan kali ini. Optimisme mewujudkan masa depan yang lebih baik dan cemerlang.

”Indonesia dan Kota Surabaya tiada henti berbenah diri. Memperbaiki diri dan menyempurnakan. Menuju terwujudnya masyarakat adil dan makmur, seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa ini,” kata Adi.

Dia mengatakan, sejak awal Agustus lalu memasuki bulan kemerdekaan, terasa antusiasme dan gelora di masyarakat untuk menyambut usia kemerdekaan Indonesia ke-78. Kampung-kampung dihias, dipercantik dan semarak, dengan gotong royong masyarakat.

Lomba-lomba digelar, unik dan khas, serta merakyat, yang mengundang gelak tawa dan keceriaan. Kebahagiaan terpancar kuat dari wajah setiap insan.

”Kemarin malam, 16 Agustus, kita melakukan tirakatan dan tasyakuran di kampung-kampung di Surabaya. Semua kampung menggelar tirakatan dan tasyakuran. Sambil melakukan rembuk kampung. Berbenah menuju situasi yang lebih baik,” ujar Adi.

Mengutip Bung Karno, kata Adi, kemerdekaan adalah jembatan emas yang di seberangnya didirikan negeri berdaulat, melindungi segenap tumpah darah Indonesia, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

”Terbebas dari belenggu penjajahan, terbebas dari belenggu keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan. Mari, kita isi kemerdekaan dengan bekerja keras dan gotong royong membangun Indonesia. Menyusun peradaban yang lebih maju, lebih adil dan lebih sejahtera,” kata Adi.

Dikatakan Bung Karno, kutip Adi, bangsa negara Indonesia didirikan untuk semua rakyat Indonesia. Untuk semua lapisan masyarakat, semua suku bangsa, semua agama, etnis dan golongan. Semua adat istiadat dan kebudayaan. Indonesia tidak didirikan hanya untuk satu golongan.

”Indonesia didirikan untuk semua rakyat. Satu untuk semua. Untuk itu, kita terus perkuat persatuan dalam keberagaman sebagai gugusan kekuatan yang memajukan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia,” tutur Adi.

”Sekali lagi, dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia. Kita doakan para pendiri bangsa, Bung Karno dan Bung Hatta, para pejuang dan para pahlawan bangsa, para pengabdi bangsa, yang telah gugur dan pergi mendahului kita menghadap Sang Khalik. Semoga semua mendapat tempat yang paling mulia di sisi Tuhan YME dan beristirahat dalam kedamaian abadi,” kata Adi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore