Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Agustus 2023 | 04.20 WIB

Uskup Vincentius Sempat Kejang Sebelum Dilarikan ke RKZ Surabaya

Prosesi upacara misa arwah di Katedral Hati Kudus Surabaya. (Dimas Nur/ JawaPos.com) - Image

Prosesi upacara misa arwah di Katedral Hati Kudus Surabaya. (Dimas Nur/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Uskup Vincentius Sutikno Wisaksono ternyata sempat mengalami kejang sebelum dilarikan ke RKZ Surabaya pada 4 Agustus lalu. Hal itu diungkap dalam prosesi Perjalanan dan Misa Requiem di Katedral Hati Kudus Surabaya. 
 
Prosesi Perjalanan dan Misa Requiem dipimpin oleh Uskup Malang Mgr H Pidyarto O Carm. Pada 4 Agustus lalu, Uskup Vincentius Sutikno Wisaksono kejang dan akhirnya harus menjalani perawatan di ICU. 
 
"Selama perawatan di ICU RKZ Surabaya, kondisi kesehatan bapa Uskup Vincentius Sutikno Wisaksono terus menurun," kata uskup Pidyarto, Kamis (10/8). 
 
 
Diberitakan sebelumnya, pada 2017, Vincentius Sutikno Wisaksono mendadak mengalami gangguan kencing dan menjalani pemeriksaan di RKZ Surabaya. Hasil pemeriksaan, dokter menemukan kanker prostat pada uskup Vincentius Sutikno Wisaksono. 
 
"Sebelum didiagnosa kanker prostat, bapa uskup Vincentius Sutikno Wisaksono juga mengalami kencing manis atau diabetes dan liver kronis serta lambung kronis," kata bapa uskup Malang Mgr H Pidyarto O Carm. 
 
Saat itu, lanjut Pidyarto, bapa uskup Vincentius Sutikno Wisaksono sempat menjalani pengobatan di RKZ Surabaya untuk gangguan kencingnya. Setelah itu, bapa uskup melanjutkan pengobatan di Singapura. 
 
Di negara yang terkenal dengan kepala singa itu, uskup Vincentius Sutikno Wisaksono menjalani radioterapi atau penyinaran selama dua bulan dan dilanjutkan terapi hormonal untuk kanker prostat. 
 
Setelah perayaan Natal pada 2021, tepatnya 26 Desember 2021, uskup Vincentius Sutikno Wisaksono jatuh sakit dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani rawat inap terkait gangguan prostat di RKZ Surabaya. 
 
Pada April 2022, uskup Vincentius Sutikno Wisaksono kembali menjalani pengobatan prostatnya dengan radioisotop untuk kankernya di Singapura. Pengobatan itu berlangsung hingga awal 2023. 
 
Pidyarto mengungkapkan, sejak Maret 2023, uskup Vincentius Sutikno Wisaksono beberapa kali rawat inap. Lalu, pada 26 Juli, uskup Vincentius Sutikno Wisaksono kembali menjalani rawat inap di RKZ Surabaya. 
 
 
"Kala itu, karena terjadi infeksi pada paru bapa uskup Vincentius Sutikno Wisaksono," terang Pidyarto. 
 
Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono menghembuskan nafas di RKZ Surabaya sekitar pukul 10.29 di ICU. Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono dikenal sebagai tokoh spiritual yang bijaksana, penuh cinta kasih dan teladan dalam pelayanan kepada sesama. 
 
Melalui karyanya yang gigih, Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono telah memperkuat iman umat, membangun komunitas yang kokoh, serta berjuang untuk perdamaian dan keadilan di tengah masyarakat. 
 
Kepulangannya adalah suatu kehilangan besar bagi seluruh umat Katolik, dan jejaknya akan terus memberi inspirasi dalam perjalanan rohaniah.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore