Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Agustus 2023 | 02.56 WIB

Peti Uskup Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono Terbuat dari Kayu Jati Berbobot 200 Kg Lebih

Peti jenazah uskup Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono diperkirakan memiliki bobot hingga 200 kilogram. - Image

Peti jenazah uskup Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono diperkirakan memiliki bobot hingga 200 kilogram.

JawaPos.com–Jenazah uskup Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono tiba di Gereja Katedral Hati Kudus Surabaya sekitar pukul 18.46. Prosesi upacara misa arwah langsung dihelat hingga pukul 20.00.

Uskup Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono tiba dengan dibawa menggunakan peti. Peti dari Rumah Duka Tiara itu diperkirakan memiliki bobot hingga 200 kilogram lebih.

”Peti uskup terbuat dari kayu jati dan berbobot lebih dari 200 kilogram. Sisi kanan dan kirinya diukir atau dipahat,” kata salah seorang petugas Tiara kepada JawaPos.com.

Para petugas upacara misa arwah bersiaga lengkap dengan pakaian sebar putih tulang dan membawa dupa begitu jenazah tiba. Samping peti berwarna cokelat yang digunakan untuk membawa uskup Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono itu terpahat perjamuan terakhir Yesus.

Prosesi upacara misa arwah berlangsung sekitar 10 menit. Lalu, peti uskup Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono didorong masuk Gereja Katedral Hati Kudus Surabaya. Peti didorong sembilan petugas dari Tiara.

Salah seorang jemaat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, uskup Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono adalah sosok uskup yang tak pernah membeda-bedakan jemaat. Tak terkecuali, jemaat dari luar Katolik.

”Perhatian beliau kepada semua pihak itu menjadi inspirasi untuk kami. Beliau selalu mengajarkan bagaimana saling mengasihi,” kata dia.

Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono mengembuskan napas terakhir di RKZ Surabaya sekitar pukul 10.29 di ICU. Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono dikenal sebagai tokoh spiritual yang bijaksana, penuh cinta kasih, dan teladan dalam pelayanan kepada sesama.

Melalui karyanya yang gigih, Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono telah memperkuat iman umat, membangun komunitas yang kokoh, serta berjuang untuk perdamaian dan keadilan di tengah masyarakat.

Kepulangannya adalah suatu kehilangan besar bagi seluruh umat Katolik. Jejaknya akan terus memberi inspirasi dalam perjalanan rohani.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore