Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Agustus 2023 | 19.08 WIB

Kualitas Udara di Surabaya Disebut Tak Baik bagi Kelompok Sensitif, DLH Fokus Sediakan RTH

RTH : Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas dijalan Ahmadyani Pekanbaru masih ditutup untuk dilakukan pengerjaan perbaikan dan penghijauan tanaman. - Image

RTH : Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas dijalan Ahmadyani Pekanbaru masih ditutup untuk dilakukan pengerjaan perbaikan dan penghijauan tanaman.

JawaPos.com–Kualitas udara di Surabaya terpantau tidak sehat pada Kamis (10/8) pagi hingga siang. Hal itu terpantau di iqair.com.

Pukul 11.00, kualitas udara di Surabaya masuk dalam klasifikasi tidak sehat bagi kelompok sensitif. AQI US menampilkan 102.

Kelompok sensitif sebaiknya menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan, nyalakan penyaring udara di dalam ruangan, dan tutup jendela untuk menghindari udara dari luar.

AQI US merangkak naik saat pukul 11.13. Yakni, di angka 111. Polutan utama 2,5. Suhu Surabaya tercatat 30 derajat dan kelembapan 51 persen. Cuaca terpantau cerah dan cenderung menyengat terik matahari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, pihaknya akan mengecek terlebih dulu kondisi cuaca dan kualitas udara di Surabaya.

Pemkot Surabaya terus berupaya memberikan perhatian terhadap isu lingkungan dan kondisi yang berkelanjutan.

”Kami terus fokus menyediakan ruang terbuka hijau juga sebagai upaya pemenuhan udara yang bersih dan sehat,” kata Hebi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore