
Photo
JawaPos.com - Tono hampir saja dikutuk menjadi batu oleh ibunya, Yana, seperti cerita Malin Kundang. Sebab, dia nekat melaporkan Yana sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Sebab, ibunya karena kerap marahmarah, mengumpat, bahkan tak segan mengancam Tono dengan pisau. Tono yakin kelakuan Yana itu disebabkan gangguan jiwa.
Tono berharap petugas segera mengevakuasi ibunya. ”Dia meminta masalah mental dan psikis ibunya diatasi. Sebab, Tono sering mendapatkan perlakuan kasar,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya Buyung Hidayat.
Petugas segera tiba di lokasi. Dari luar rumah, tampak seperti tidak terjadi apa-apa. Petugas langsung menggedor pintu pagar.
Kemudian, Yana muncul. Dia kaget karena banyak petugas berseragam yang datang ke rumahnya. Yana mengira Tono terlibat masalah.
Dia mencoba tenang sambil bertanya kepada petugas tentang apa yang terjadi. Penjelasan petugas itu membuat Yana geleng-geleng kepala.
”Kami sampaikan bahwa Tono melaporkan ibunya yang gila,” ungkap Buyung.
Dari penjelasan Yana, petugas mendapatkan fakta yang berbeda. Yana memang sempat memarahi Tono dengan keras. Namun, dia tidak sampai mengacungkan pisau.
Yana memarahi Tono karena ingin mendidiknya. Dia berharap anaknya itu tidak berbuat aneh-aneh.
”Kami menyampaikan agar Yana segera berkomunikasi dengan anaknya. Namun, caranya yang baik agar anaknya tidak merasa tertekan,” tutur Buyung.
Setelah memastikan semua baik-baik saja, petugas kembali ke markas. Di jalan, petugas kepikiran dengan Tono. Bisa jadi setelah ini, Tono melapor lagi ke CC 112 karena dicoret dari KK. (gal/c14/aph)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
