Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juli 2019 | 01.26 WIB

Stadion Gelora 10 November Tak Bisa Dipakai sampai Oktober

JARANG DIGUNAKAN: Kondisi terakhir Stadion Gelora Sepuluh November dipotret kemarin (18/7). Pemkot membuka kemungkinan Persebaya bisa berlatih di stadion yang pernah jadi arena PON tersebut. (Alfian Rizal/Jawa Pos) - Image

JARANG DIGUNAKAN: Kondisi terakhir Stadion Gelora Sepuluh November dipotret kemarin (18/7). Pemkot membuka kemungkinan Persebaya bisa berlatih di stadion yang pernah jadi arena PON tersebut. (Alfian Rizal/Jawa Pos)

JawaPos.com - Keinginan Persebaya untuk memakai Gelora 10 November (G10N) tak terwujud kemarin (19/7). Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Surabaya menegaskan bahwa stadion sedang direnovasi. Proses perbaikan baru tuntas Oktober nanti.

Sekretaris Dispora Yerry Purwanto sudah pernah menjelaskan ke Pansus Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah bahwa stadion sedang diperbaiki. Namun, pansus tak percaya alasan itu dan meminta Persebaya segera mengurus perizinan ke unit pelayanan terpadu satu atap (UPTSA) di Siola.

Jawa Pos mengecek pernyataan Yerry. Dalam website lelang pemkot, memang tercantum proyek rehabilitasi gedung stadion. Tapi, tak disebutkan adanya renovasi rumput dan area lapangan. Dengan begitu, lapangan seharusnya bisa dipakai jika yang diperbaiki hanya gedung. Namun, dalam pantauan di lapangan, stadion itu memang sedang diperbaiki. Di beberapa bagian, rumput stadion sudah tercabut. Tampaknya akan ada pergantian rumput.

Ketua Pansus Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Baktiono memaklumi alasan pemkot itu setelah mengetahui bahwa memang ada pengerjaan di G10N. Kendati demikian, dia tetap meminta pemkot agar mengizinkan Persebaya untuk bisa berlatih di G10N. Dia meminta setiap progres pengerjaan lapangan dikomunikasikan dengan penyewa. ”Kalau penggantian rumput sudah selesai, tinggal perbaikan gedungnya, kan bisa dipakai. Tak perlu nunggu kelamaan,” katanya.

Selama dua tahun terakhir, Persebaya memang tidak diizinkan berlatih di G10N. Namun, Persipura dan Madura United diperbolehkan. Pansus meminta kebijakan diskriminatif tersebut tak lagi terjadi.

Selama setahun, pemasukan G10N hanya Rp 600 juta. Menurut Baktiono, pendapatan tersebut tergolong terlalu kecil. Dia meminta pemkot untuk membuka pintu lebar-lebar agar stadion di Tambaksari tersebut bisa digunakan berbagai pihak yang ingin menyewa.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore