
Ketua Dewan Penasihat DPD Gerindra Jatim Bambang Haryo Soekartono tinjau Pasar Dupak Bandar Rejo Surabaya.
JawaPos.com–Ketua Dewan Penasihat DPD Gerindra Jatim Bambang Haryo Soekartono (BHS) meninjau Pasar Dupak Bandar Rejo Surabaya. Dia melihat kondisi kelayakan pasar dan memberikan penghargaan kepada pedagang, karena memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.
BHS tiba di Pasar Dupak Bandar Rejo Surabaya sekitar pukul 08.00. Bersama relawan BHS Peduli, dia menyapa pedagang dan berdialog mengenai harga sembako. Dan selanjutnya melihat kantor pengelola pasar.
Di kantor tersebut, BHS melihat alat pemadam kebakaran ringan (apar) yang tersedia sudah kedaluwarsa. Dia menawarkan bantuan 2 apar untuk keamanan pasar.
”Saya pikir pelayanan penting, nomor 1 pelayanan, nomor 2 masalah yang berhubungan dengan kualitas, nomor 3 masalah harga. Ini yang perlu dilakukan ibu-ibu (pedagang),” ucap BHS.
”Yang kita harapkan dengan adanya ini mereka berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” imbuh dia.
Menurut BHS agar konsumen merasa nyaman belanja di pasar tradisional, selain keramahan pedagang dan harga murah yang menjadi pertimbangan, masalah infrastruktur juga harus diperhatikan pemerintah kota. Apalagi ketika menjelang musim hujan, saluran selokan harus dibersihkan untuk menghindari banjir.
”Antisipasi banjir harus dilakukan terutama untuk saluran-saluran seperti Pasar Pabean itu sering banjir, jadi ini terjadi buntu di saluran-saluran. Terus Pasar Pucang, jadi ini butuh penanganan-penanganan cepat jangan sampai pada saat musim hujan ibu-ibu tahu bahwa pasar itu banjir. Kalau pasar itu banjir, mereka itu pasti tidak mau lagi ke pasar,” terang BHS.
Setelah berdialog dengan pedagang pasar di kawasan Surabaya utara tersebut, BHS disambati warga. Beberapa di antara mereka mengaku tidak mendapatkan bantuan KUR. Sehingga dia akan maksimal memperjuangkan seluruh pedagang mendapatkan KUR dengan bunga rendah sekitar 3 persen per tahun, supaya tidak terjerat pinjol maupun rentenir.
”KUR yang disiapkan Pak Jokowi itu ternyata tidak nyampai ke ibu-ibu (pedagang) ini yang perlu perhatian pemerintah. KUR yang bunganya 6 persen dan itu saya akan mengusulkan bunganya tidak boleh lebih dari 3 persen. Karena itu dibiayai negara, dibiayai APBN, duit rakyat juga, kenapa harus cari untung. Itu nanti KUR 3 persen,” tegas BHS.
BHS juga meninjau kondisi toilet pasar. Kondisinya kurang mumpuni. Dia menyumbangkan satu pompa air dan instalasinya agar menjadi lebih baik ketika digunakan pedagang maupun konsumen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
