Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Agustus 2023 | 22.18 WIB

Sidak ke Pasar Dupak Bandarejo, BHS Gerindra Temukan Apar Kadaluarsa dan Minta Perbaiki Toilet

Ketua Dewan Penasihat DPD Gerindra Jatim Bambang Haryo Soekartono tinjau Pasar Dupak Bandar Rejo Surabaya. - Image

Ketua Dewan Penasihat DPD Gerindra Jatim Bambang Haryo Soekartono tinjau Pasar Dupak Bandar Rejo Surabaya.

JawaPos.com–Ketua Dewan Penasihat DPD Gerindra Jatim Bambang Haryo Soekartono (BHS) meninjau Pasar Dupak Bandar Rejo Surabaya. Dia melihat kondisi kelayakan pasar dan memberikan penghargaan kepada pedagang, karena memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

BHS tiba di Pasar Dupak Bandar Rejo Surabaya sekitar pukul 08.00. Bersama relawan BHS Peduli, dia menyapa pedagang dan berdialog mengenai harga sembako. Dan selanjutnya melihat kantor pengelola pasar.

Di kantor tersebut, BHS melihat alat pemadam kebakaran ringan (apar) yang tersedia sudah kedaluwarsa. Dia menawarkan bantuan 2 apar untuk keamanan pasar.

”Saya pikir pelayanan penting, nomor 1 pelayanan, nomor 2 masalah yang berhubungan dengan kualitas, nomor 3 masalah harga. Ini yang perlu dilakukan ibu-ibu (pedagang),” ucap BHS.

”Yang kita harapkan dengan adanya ini mereka berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” imbuh dia.

Menurut BHS agar konsumen merasa nyaman belanja di pasar tradisional, selain keramahan pedagang dan harga murah yang menjadi pertimbangan, masalah infrastruktur juga harus diperhatikan pemerintah kota. Apalagi ketika menjelang musim hujan, saluran selokan harus dibersihkan untuk menghindari banjir.

”Antisipasi banjir harus dilakukan terutama untuk saluran-saluran seperti Pasar Pabean itu sering banjir, jadi ini terjadi buntu di saluran-saluran. Terus Pasar Pucang, jadi ini butuh penanganan-penanganan cepat jangan sampai pada saat musim hujan ibu-ibu tahu bahwa pasar itu banjir. Kalau pasar itu banjir, mereka itu pasti tidak mau lagi ke pasar,” terang BHS.

Setelah berdialog dengan pedagang pasar di kawasan Surabaya utara tersebut, BHS disambati warga. Beberapa di antara mereka mengaku tidak mendapatkan bantuan KUR. Sehingga dia akan maksimal memperjuangkan seluruh pedagang mendapatkan KUR dengan bunga rendah sekitar 3 persen per tahun, supaya tidak terjerat pinjol maupun rentenir.

”KUR yang disiapkan Pak Jokowi itu ternyata tidak nyampai ke ibu-ibu (pedagang) ini yang perlu perhatian pemerintah. KUR yang bunganya 6 persen dan itu saya akan mengusulkan bunganya tidak boleh lebih dari 3 persen. Karena itu dibiayai negara, dibiayai APBN, duit rakyat juga, kenapa harus cari untung. Itu nanti KUR 3 persen,” tegas BHS.

BHS juga meninjau kondisi toilet pasar. Kondisinya kurang mumpuni. Dia menyumbangkan satu pompa air dan instalasinya agar menjadi lebih baik ketika digunakan pedagang maupun konsumen.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore