
ILUSTRASI e-KTP. Kemendagri meminta pelaku jual-beli blangko e-KTP online mengentikan aktivitas mereka.
JawaPos.com–Kekosongan blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tidak hanya dialami di Kabupaten Sidoarjo, beberapa wilayah di Indonesia juga ikut mengalami kekosongan blangko e-KTP. Hal itu karena tidak seimbangnya pasokan blangko e-KTP dari kemendagri dengan kebutuhan permintaan warga yang terus meningkat.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo Reddy Kusuma mengatakan, meskipun blangko e-KTP kosong, masyarakat yang ingin mengurus e-KTP tidak perlu khawatir. Sebab, Dispendukcapil Kabupaten Sidoarjo akan menerbitkan surat keterangan (suket), serta aktivasi e-KTP melalui aplikasi identitas kependudukan digital (IKD).
”Masyarakat yang hendak membuat e-KTP baru selama kekosongan blangko bisa menggunakan fasilitas IKD dari Kemendagri dengan cara mengunduh aplikasi melalui playstore, kemudian masukkan data NIK, email, dan nomor handphone, lalu klik verifikasi. Selanjutnya, untuk verifikasi wajah pilih tombol ambil foto lalu lakukan swafoto. Untuk langkah aktivasi KTP digital bisa dilakukan di kantor kecamatan domisili, atau untuk masyarakat luar Kabupaten Sidoarjo bisa langsung ke Dukcapil atau MPP,” jelas Reddy Kusuma.
Menurut Reddy, meskipun bentuk fisik sangat berbeda, fungsi Suket sama persis dengan e-KTP. Bisa digunakan untuk kelengkapan administrasi seperti perbankan. Masa berlaku suket selama 6 bulan. Jika sewaktu-waktu blangko e-KTP datang, pemegang suket bisa langsung menukar.
”Saat ini kami berikan dua solusi tersebut sehingga jika sudah ada pasokan blangko e-KTP akan segera kami informasikan,” terang Reddy Kusuma.
Reddy mengimbau agar masyarakat bersabar hingga distribusi blangko e-KTP tercukupi oleh Kemendagri. ”Saya minta masyarakat bersabar hingga blangko dari pusat tercukupi, insya Allah Agustus 2023 sudah tersedia blangko e-KTP,” jelas Reddy Kusuma.
Dari data Dispendukcapil Kabupaten Sidoarjo, jumlah antrean blangko hingga 31 Juli tercatat sebanyak 19.000 tunggu cetak. Angka itu tercatat sejak antrean mulai Maret hingga saat ini. Kebutuhan cetak rata-rata mencapai 1.000 hingga 2.000 blangko per hari, sedangkan Dispendukcapil Kabupaten Sidoarjo hanya mendapatkan kuota dari Kemendagri 500 blangko per hari.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
