
Tempat Makan Heritage Lodji Besar di Jalan Peneleh no. 46 atau dekat dengan makam tua Peneleh, Surabaya. (fajar mujianto/jawapos.com)
JawaPos.com – Sebagai Kota Pahlawan yang menyimpan banyak sejarah kemerdekaan Indonesia, Surabaya memiliki banyak bangunan bersejarah atau heritage. Bahkan, bangunan tersebut masih eksis hingga saat ini.
Bangunan-bangunan bergaya Eropa, Arab, dan Tiongkok dapat ditemui di sudut-sudut Kota Surabaya. Bangunan-bangunan tersebut banyak dimanfaatkan untuk usaha seperti tempat makan ataupun kedai. Dan, tak jarang bangunan tua tersebut disulap menjadi tempat nongkrong yang keren.
Jika ingin singgah dan mengenang masa lalu, berikut rekomendasi tempat nongkrong bergaya heritage yang bisa kalian kunjungi.
Toko Kopi Padma atau sering disebut Padma Kopi Tjantik, berlokasi di Jalan Tunjungan. Bangunan ini dulunya bangunan Toko Tjantik, yang merupakan toko sepatu kulit.
Menawarkan dua pilihan area untuk pengunjung, yaitu area indoor dan area outdoor. Untuk area indoor-nya, Anda akan menempati bangunan lawas esthetic.
Menu yang tersedia beraneka macam, mulai dari perkopian, non kopi, nasi goreng, sop buntut, tahu walik, dan lainnya. Untuk informasi lebih update dan lengkapnya Anda bisa pantau instagramnya di @tokokopipadma.
Masih di Jalan Tunjungan, cafe ini menggunakan bangunan Belanda dengan nama asli J. W. F Sluyter Van Dorp. Berdiri sejak 1938, yang merupakan bekas bangunan percetakan dan toko buku. Selain di Surabaya, Van Dorp juga ada di Semarang dan Bandung.
Dengan konsep cafe bergaya modern heritage, lokasi yang strategis di pinggir jalan utama tentunya mudah di jumpai dengan model bangunannya yang khas.
Untuk menu Locaahands Tunjungan ini sedikit berbeda dari dua cabang sebelumnya. Menu dari cabang terbarunya ini no pork dan tentunya halal. Terdapat menu tradisional, western, coffee, dan pastri yang akan menemani hangout kalian sembari menikmati pemandangan Kota Surabaya.
Cafe atau tempat nongkrong instgaramable ini dibuka setiap hari pada pukul 10.00 pagi dan tutup pada pukul 00.00 WIB. Untuk mendapat informasi terupdate, Anda dapat mengunjungi akun instagram resminya @locaahands_
Berlokasi di Jalan Peneleh no. 46 atau dekat dengan makam tua Peneleh. Lodji Besar merupakan tempat nongkrong dengan suasana zaman dulu yang sangat kental. Tidak hanya berada di kawasan pemakaman kuno tertua di Indonesia, bangunannya pun telah ada sejak 1907 silam.
Peta Surabaya jaman dulu masih terpampang rapi di ruangan ini. Interior dan eksterior benda-benda bersejarah mulai dari perabotan rumah hingga foto-foto zaman Pemerintah Belanda masih tersimpan rapi di setiap sudutnya.
Di samping tempatnya yang cukup nyaman, menu-menu makanan berat dan camilan ringannya juga tidak kalah menarik untuk dicicipi. Ada gulai ayam Indische, ayam goreng Indische, dan es cokelat premium Lodji yang terkenal dengan rasanya yang otentik dari dulu dan menjadi menu andalan dan signature di tempat nongkrong ini.
Lodji Besar buka setiap hari pukul 10.00 pagi dan tutup pada pukul 00.00 WIB. Untuk mendapat informasi terupdate anda dapat mengunjungi akun instagram resminya @lodjibesar.official.
Berlokasi di Jalan Achmad Jais Masjid No. 34-36, Plampitan VIII, Peneleh, Surabaya. Merupakan rumah tinggal dari Roeslan Abdulgani. Cak Roes, panggilan akrabnya, merupakan salah satu negarawan dan politikus Indonesia periode 1956-1957.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
