
TAK SESUAI TARGET: Suroboyo Bus melintas di Jalan A. Yani (19/2). Operasional 52 feeder terkendala pencetakan STNK dan perekrutan kru. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Tahun depan Pemkot Surabaya mulai berfokus membenahi transportasi publik. Program perbaikan angkutan massal itu tak sebatas menambah jumlah armada, tetapi juga mengoneksikan wilayah Surabaya dengan daerah sekitarnya serta menyediakan moda transportasi lain.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan, pengembangan transportasi publik di Kota Pahlawan tertuang dalam rencana strategis (renstra) 2024 Surabaya.
Di dalam dokumen itu dijelaskan soal pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah yang didukung oleh transportasi publik.
Menurut Febrina, pengembangan angkutan massal dilakukan secara bertahap. Tahun depan misalnya, pemkot bakal mengoptimalkan angkutan massal berbasis jalan raya. ”Salah satunya dengan menambah armada feeder Wirawiri Suroboyo dan Suroboyo Bus,” ucapnya.
Transportasi publik di Surabaya akan dikoneksikan dengan kawasan Gresik dan Sidoarjo. Contohnya, bus Trans Jatim. Angkutan itu sudah melayani kawasan Surabaya, Sidoarjo, hingga Gresik. Pemkot juga akan menyediakan feeder di daerah perbatasan kota. Itu bertujuan untuk memudahkan mobilitas warga.
”Pengembangan transportasi juga harus mempertimbangkan daerah pendukung seperti Gresik dan Sidoarjo. Kami harus sejalan,” terang Febrina.
Penambahan moda transportasi untuk kawasan Surabaya Raya juga tengah dirancang oleh pemerintah pusat. Rencananya, proyek kereta api cepat Jakarta–Bandung akan dilanjutkan hingga Surabaya.
Febrina menyambut baik rencana pengembangan kereta api cepat hingga ke Surabaya. Itu menunjukkan pemerintah dan pemkot memiliki kesamaan dalam memenuhi kebutuhan transportasi.
”Kebijakan itu akan memberikan dampak ke Surabaya. Utamanya dari sisi ekonomi. Perputaran uang semakin cepat. Artinya, kesejahteraan warga Surabaya semakin besar,” paparnya.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, sejauh ini belum ada komunikasi lanjutan antara pemkot dan pemerintah terkait pembangunan kereta api cepat. Namun, apabila rencana tersebut benar-benar berjalan, Eri akan memberikan dukungan penuh.
”Al-hamdulillah kalau sampai ke Surabaya, saya lebih bahagia. Warga yang hendak bepergian ke Jakarta jadi banyak pilihan moda transportasi. Bisa pakai pesawat dan kereta,” jelasnya. (gal/c6/aph)
GAMBARAN TRANSPORTASI DI SURABAYA
1. Saat ini baru ada moda transportasi darat dan rel yang melayani mobilitas warga metropolis.
2. Jumlah moda yang masih sedikit membuat peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum lambat.
3. Sebagai langkah percepatan, pemkot membutuhkan pengembangan transportasi publik yang terintegrasi.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
