
Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi
JawaPos.com - Tidak ada pembalap Yamaha di atas podium GP Aragon. Pada musim ini para pembalap Yamaha kalah saing dengan Marc Marquez (Honda), Andrea Dovizioso (Ducati), dan Andrea Iannone (Suzuki).
Bagi Yamaha, ini jadi krisis kemenangan terpanjang di pentas MotoGP. Sejak Valentino Rossi juara GP Belanda 2017 lalu, tak ada lagi pembalap Yamaha yang bisa merebut podium tertinggi.
Pada balapan yang digelar Minggu (23/9) kemarin, Rossi finis di posisi delapan. Sedangkan rekannya di Movistar Yamaha, Maverick Vinales berada di urutan ke-10.
Sementara dua pembalap satelit Yamaha (Monster Yamaha Tech 3) bernasib lebih sial lagi. Johann Zarco yang sempat tampil gemilang di awal musim, mengakhiri GP Aragon di posisi 14. Sedangkan rekannya, Hafiz Syahrin menempati posisi 18.
Menanggapi itu, Rossi menilai Yamaha masih memiliki sejumlah kekurangan. Ia mengakui motornya lebih lambat dari tim-tim rival.
"Balapan sebenarnya tidak terlalu buruk. Saya bisa menjaga kecepatan dengan baik. Tapi masalahnya, Ducati dan Honda lebih cepat 10 detik dari kami. Bahkan Suzuki juga sudah melakukan pekerjaan besar," ungkap Rossi dalam laporan Crash.
Meski demikian, pembalap kebangsaan Italia tersebut enggan pesimistis. Sebab hal serupa pernah dialaminya beberapa tahun lalu. Jika Yamaha mau menengok ke belakang, Rossi yakin motornya akan mengalami perkembangan signifikan.
"Ketika pertama kali bergabung pada 2004 lalu, Yamaha lebih buruk dari sekarang. Tapi setelah itu Yamaha punya reaksi yang begitu kuat. Mereka membuat organisasi berbeda dan banyak melakukan investasi dengan jumlah besar. Kami bisa menciptakan Yamaha M1 2005 yang terbaik pada masa itu. Saya pikir, sekarang Yamaha harus melakukan hal serupa seperti dulu," paparnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
