
Photo
JawaPos.com - Musim lalu, Indonesian Basketball League (IBL) sempat dihebohkan dengan perkara tinggi badan beberapa small man asing yang menyalahi regulasi. IBL tidak mau hal itu kembali terulang di IBL 2019/2020.
Untuk diketahui, kasus ini sempat ramai setelah Pelita Jaya melayangkan surat kepada IBL ihwal tinggi badan small man impor Stapac Jakarta, Kendal Yancy. Yancy disebut memiliki tinggi lebih dari 188 cm yang notabene merupakan batas maksimal tinggi badan small man asing.
Gugatan ini muncul setelah beberapa hari sebelumnya IBL memulangkan pemain asing Hangtuah Bryquis Perine lantaran tinggi badannya lebih dari batas maksimal. IBL sendiri pada akhirnya tidak mengabulkan gugatan Pelita Jaya terhadap Yancy karena, menurut IBL, tinggi badan Yancy sudah diukur sesuai prosedur di RS Royal Progress.
Walau demikian, IBL sadar bahwa mereka harus memperketat proses pengukuran tinggi badan di musim berikutnya agar 'drama' musim lalu tersebut tidak terulang lagi.
"Mungkin secara mekanisme kita perketat dan lebih detail lagi. Secara peraturan masih sama, (small man, Red) tak boleh lebih dari 188 cm," ujar Direktur IBL Hasan Gozali, Jumat (31/5).
Meski belum merampungkan sistem pengukuran tinggi badan yang baru, Hasan sudah memiliki gambaran bahwa proses pengukuran tinggi badan nanti harus dibuktikan juga secara hitam di atas putih.
"Mungkin pengukurannya harus disaksikan dan ditandatangani oleh pihak ketiga misalnya. Musim lalu mungkin memang kami ada kelemahan di sini. Akan kami perbaiki," ujar Hasan lagi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
