Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Maret 2021 | 00.11 WIB

Cuma Waiting List, Bisa ke 8 Besar Bagi No 273 Dunia itu Catatan Baik

Photo - Image

Photo

JawaPos.com − Indonesia tanpa gelar di Orleans Masters 2021. Bahkan, tidak ada wakil tim Merah Putih yang lolos sampai babak final. Namun, capaian mereka dalam turnamen super 100 itu dinilai cukup memuaskan.

Capaian tertinggi diraih Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani dan Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela. Keduanya bisa mencapai babak semifinal dalam pertandingan yang digelar di Palais de Sports, Orleans, itu.

Dalam semifinal Sabtu lalu (27/3), Sabar/Reza kalah oleh unggulan keempat Ben Lane/Sean Vendy dengan skor 21-10, 16-21, 13-21. Lane/Vendy kemudian berhasil melaju ke final dan memastikan gelar juara kemarin. Pasangan Inggris itu mengalahkan Krishna Prasad Garaga/Vishnu Vardhan Goud Panjala 19-21, 21-14, 21-19.

Sedangkan Zacha/Bela kalah oleh Mathias Christiansen/Alexandra Boje dengan rubber game 13-21, 21-18, 16-21. Kekalahan itu sempat diwarnai protes dari Zacha/Bela karena merasa dirugikan akibat serve fault.

Tetapi, mereka tidak mau hal itu jadi alasan kekalahan mereka. Zacha mengatakan, dalam pertandingan itu, mereka terlalu terburu-buru dan kurang kontrol terhadap bola.

’’Untuk evaluasi, yang paling penting harus lebih tenang dan tidak terlalu menggebu-gebu saat di lapangan. Selain itu, kecepatan dan tenaga kami harus ditambah,’’ ungkapnya dalam rilis PBSI.

Hasil cukup memuaskan juga diraih Putri Kusuma Wardani. Saat berangkat ke Prancis, Putri KW masih berstatus waiting list nomor satu. Lalu, dia mengikuti babak kualifikasi dan bisa menembus hingga perempat final. Pemain 18 tahun itu kalah oleh unggulan ketiga Busanan Ongbamrungphan dengan straight game 13-21, 14-21 (26/3).

Asisten pelatih Herli Djaenudin mengatakan, capaian Putri KW dinilai sudah cukup bagus. Sebab, ini merupakan debutnya di ajang BWF Tour. Sebelum melawan Ongbamrungphan, Putri KW juga sempat mengalahkan unggulan ketujuh Yvone Li di babak pertama.

’’Kalau saat kalah dari Busanan itu, dia (Putri KW) kalah matang dan kalah pengalaman. Ini jadi pelajaran yang bagus buat bekal dia ke depan,’’ kata Herli kepada Jawa Pos.

Herli menambahkan, saat ini fokus untuk Putri KW adalah bisa meningkatkan peringkatnya dari urutan ke-273. Karena peringkat masih rendah, dia beberapa kali gagal mengikuti turnamen. Apalagi, saat ini jumlah turnamen terbatas.

’’Hasil ini membuat dia jadi lebih bersemangat. Latihan bisa lebih baik lagi dan jangan cepat puas. Untuk sementara ini ada Spain Masters 2021. Tapi, kami akan mendiskusikan keikutsertaannya lebih lanjut,’’ imbuhnya.

Capaian Wakil Indonesia di Orleans Master 2021
Chico Aura Dwi Wardoyo (tunggal putra) Babak pertama
Putri Kusuma Wardani (tunggal putri) Perempat final
Sabar Karyaman/M. Reza Pahlevi Isfahani (ganda putra) Semifinal
Abiyyu Fauzab Majid/Habib Alfariz (ganda putra) Babak pertama
Zachariah Josiahno/Hediana Julimarbela (ganda campuran) Semifinal
Akbar Bintang/Winny Oktavina Kandow (ganda campuran) Babak kedua
Yulfira Barkah/Febby Valencia Dwijayanti Gani (ganda putri) Babak kedua
Nita Violina Marwah/Putri Syaikah (ganda putri) Babak kedua

* Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi mundur karena Febriana terdeteksi positif Covid-19

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore