
Jonatan Christie dan Chen Long setelah final French Open 2019.
JawaPos.com-Kesuksesan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti merebut gelar French Open tidak diikuti oleh Jonatan Christie. Jonatan, sekali lagi, takluk di tangan jagoan lawas Tiongkok, Chen Long. Dalam final tadi malam, dia benar-benar tidak mampu mengimbangi Chen. Dia takluk 19-21, 12-21 dalam waktu 51 menit. Peraih emas Olimpiade Rio 2016 itu mempertahankan gelar yang diraihnya tahun lalu.
’’Masih penasaran sebenarnya untuk lawan Chen Long,’’ ucap Jonatan dari siaran pers PP PBSI. ’’Tadi perasaannya seperti masih bisa dan masih ada harapan. Cuma, saya tadi main kurang sabar sedikit lagi. Di saat lagi leading, di saat poinnya tipis, ketenangan dan disiplin menerapkan pukulan itu berkurang,’’ papar pemain binaan PB Tangkas itu.
Memang, Jonatan tidak melulu tertinggal. Ada kalanya dia memimpin angka. Bahkan, awal game kedua pun dia sempat leading 11-9.
Namun, setelah itu Chen melesat dan dia cuma berhasil menambah satu angka. ’’Tadi setelah unggul beberapa poin terus tiba-tiba hilangnya cepat. Harusnya lebih sabar lagi karena Chen Long sebenarnya tidak sekuat dulu. Kalau saya lebih sabar, pasti peluangnya lebih besar,’’ sesal dia.
Banyak faktor yang membuat Jonatan tak berdaya. Pertama, fisik dia terkuras. Dalam dua pertandingan sebelumnya, dia bermain lebih dari 80 menit. Yakni saat melawan Anders Antonsen pada perempat final (82 menit) dan Viktor Axelsen di semifinal Sabtu malam lalu (81 menit). Sedangkan Chen selalu menang straight games sejak babak pertama.
Ketika hampir kalah oleh pemain Hongkong Lee Cheuk-yiu pada babak kedua Kamis lalu (24/10), Jonatan menjelaskan soal tipe pemain. Ada tipe pemain A yang cocok dengan permainan pemain B. Ada juga yang tidak cocok. Nah, Chen adalah pemain yang Jonatan tidak cocok. Dari tujuh pertemuan sebelumnya, dia tidak pernah menang. Kini rekor menjadi 8-0 untuk Chen.
Ini adalah runner-up kedua Jonatan di turnamen super 750 tahun ini. Sebelumnya, dia naik podium runner-up di Japan Open Juli lalu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022