Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 September 2026 | 04.07 WIB

East Java Open Fencing 2026 Seri 2 di Batu, Padukan Wisata dan Prestasi

Kejuaraan East Java Open Fencing Championship 2026 Seri ke-2 resmi dihelat di Gedung Olah Raga (GOR) Gajah Mada Kota Batu sepanjang 25 hingga 27 September 2026. (Istimewa). - Image

Kejuaraan East Java Open Fencing Championship 2026 Seri ke-2 resmi dihelat di Gedung Olah Raga (GOR) Gajah Mada Kota Batu sepanjang 25 hingga 27 September 2026. (Istimewa).

JawaPos.com - Kejuaraan East Java Open Fencing Championship 2026 Seri ke-2 resmi dihelat di Gedung Olah Raga (GOR) Gajah Mada Kota Batu sepanjang 25 hingga 27 September 2026. Ajang bergengsi ini menjadi panggung strategis dalam membangkitkan gairah pembinaan cabang olahraga anggar sekaligus menggerakkan potensi pariwisata daerah. 

Diikuti sekitar 300 atlet lintas provinsi, kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian tiga seri kejuaraan yang digagas sepanjang tahun untuk mematangkan kesiapan atlet menuju agenda Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur, Porprov 2027, hingga babak kualifikasi PON atau Pra-PON. Selain kontingen dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan, dan internal Jawa Timur, kompetisi ini juga diramaikan oleh kehadiran satu atlet mancanegara.

Ketua Pengprov IKASI Jawa Timur Agung Setiawan membeberkan bahwa konsep kejuaraan berseri ini dirancang adaptif sejak seri perdana di Kota Mojokerto yang ditempatkan di pasar modern demi memberdayakan ekonomi lokal. 

"Pada seri pertama, konsep awalnya memang kami rancang untuk mengangkat UMKM setempat. Makanya dibuat berbeda, yakni diadakan di tengah pasar modern, bukan di dalam GOR. Dampaknya sebenarnya luar biasa," ungkap Agung di sela kegiatan. 

Memasuki seri kedua di Kota Batu, IKASI Jatim membidik sinergi sport tourism dengan memanfaatkan daya tarik wisata setempat yang didukung fasilitas city tour angkot wisata bagi peserta. 

"Sedangkan untuk seri kedua, kami tawarkan ke beberapa pengcab dengan membidik potensi pariwisata daerah. Kami ingin turut memajukan spot-spot tourism setempat. Terlebih momentumnya bertepatan dengan rangkaian HUT Kota Batu, sehingga kehadiran kami bisa ikut menyemarakkan daya tarik wisata di sini," tambahnya.

Guna menjaga keteraturan kompetisi di tengah keterbatasan anggaran, Pengprov IKASI Jatim memilih mengeksekusi gelaran ini secara mandiri lewat kolaborasi profesional bersama pihak swasta. 

"Kami membuat event ini murni secara mandiri, berkolaborasi dengan teman-teman EO yang berpengalaman di cabang olahraga lain. Pola mandiri ini membuat kami jauh lebih fleksibel, lentur, dan aktif menjalin kerja sama sponsor demi memastikan kompetisi bagi para atlet tetap berjalan rutin," tegas Agung.

Ruang kompetisi tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh Pengcab IKASI Kota Malang yang menerjunkan delapan atlet terbaiknya. Ketua Pengcab IKASI sekaligus pelatih anggar Kota Malang, Peter Pattiradjawane, menjelaskan bahwa para atletnya yang terdiri dari empat putra dan empat putri turun di berbagai kategori umur dan jenis senjata, meliputi floret, degen, dan sabel. 

Baginya, kejuaraan ini adalah muara dari pembinaan jangka panjang yang telah dibangun secara disiplin. "Program latihan kami berkesinambungan ya. Kami tidak tunggu kejuaraan baru kami latihan. Kami tetap latihan satu minggu itu empat kali ada yang lima kali," kata pelatih yang telah 33 tahun mengabdi di dunia anggar tersebut.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore