
Kejuaraan Fun Atletik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) 2026 diselenggarakan di Stadion Atletik Velodrome, Rawamangun, pada Sabtu (4/7). (Istimewa)
JawaPos.com - Sebanyak 18 sekolah yang terdiri atas sekolah luar biasa (SLB), sekolah inklusi, dan komunitas penyandang disabilitas, berpartisipasi dalam Kejuaraan Fun Atletik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) 2026. Kejuaran diselenggarakan pada Sabtu (4/7) di Stadion Atletik Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur.
Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026 merupakan kegiatan kolaborasi antara PT Petualang Berani Melangkah dan London School Beyond Academy (LSBA), sebuah Lembaga pelatihan dan keterampilan dibawah naungan LSPR Institute of Communication and Business. Kejuaraan juga didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta (Dispora), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta (Dinkes), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat gerakan olahraga inklusif di Indonesia. Sekaligus membuka kesempatan yang setara bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperoleh pengalaman bertanding di lingkungan yang aman, positif, dan ramah disabilitas.
Kejuaraan akan mempertandingkan nomor lari 25 meter, 50 meter, dan 100 meter untuk kategori putra dan putri yang dibagi ke dalam kelompok usia 13–16 tahun, 17–21 tahun, serta 22 tahun ke atas dengan total 18 sekolah, 120 peserta. Seluruh rangkaian kegiatan didukung 27 relawan yang akan mendampingi peserta sejak proses registrasi, pemanasan, pelaksanaan perlombaan, hingga penyerahan penghargaan.
Ketua PT Petualang Berani Melangkah M. Muslih Fathoni mengatakan, Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026 diselenggarakan untuk menghadirkan ruang yang inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Hal itu agar mereka dapat mengekspresikan kemampuan dan semangat melalui olahraga.
”Kejuaraan Fun Atletik Anak Berkebutuhan Khusus 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang bagi setiap anak untuk menunjukkan potensi, keberanian, dan semangat. Kami percaya bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi,” tutur M. Muslih Fathoni.
Baca Juga:Majukan Sport Tourism, Pemprov DKI Jakarta Dukung Turnamen Domino Bersama Higgs Games Island
”Melalui kejuaraan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan olahraga yang inklusif, penuh kebersamaan, dan mampu menginspirasi lebih banyak orang,” ujar dia.
Sebagai co-organizer, London School Beyond Academy (LSBA) serta LSPR Institute of Communication and Business berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas melalui kegiatan yang mendorong pengembangan keterampilan, karakter, dan interaksi sosial. Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya LSBA dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif sekaligus memperluas kesempatan bagi individu berkebutuhan khusus untuk berkembang di berbagai bidang, termasuk olahraga.
Direktur London School Beyond Academy (LSBA) Chrisdina Wempi mengatakan, olahraga memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri, kemandirian, dan kemampuan sosial peserta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
