
Sirkuit Silverstone di Inggris. (Dok. F1)
JawaPos.com - Grand Prix Inggris pada 3-5 Juli akhir pekan ini diperkirakan bakal menjadi ujian terbesar bagi regulasi Formula 1 2026. Banyak pembalap menilai, tenaga listrik mobil bakal habis sebelum memasuki rangkaian tikungan ikonik Maggotts-Becketts-Chapel di Sirkuit Silverstone.
Kekhawatiran itu muncul setelah sejumlah pembalap menjajal Silverstone di simulator. Juara dunia empat kali Max Verstappen bahkan hanya bisa tertawa.
“Silverstone, saya memang suka treknya. Tapi setelah beberapa lap di simulator, saya langsung tertawa. Rasanya seperti trek yang sama sekali berbeda,” ujarnya dikutip dari The Race.
Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton mengatakan, persoalan tersebut menjadi pembahasan banyak pembalap. “Semua pembalap membicarakan betapa buruknya distribusi tenaga di sirkuit ini. Kami akan kehabisan energi baterai karena hanya ada sedikit tikungan untuk mengisi ulang,” kata pembalap Ferrari itu.
Mobil F1 2026 menggunakan porsi tenaga listrik yang jauh lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. Tenaga tersebut diisi kembali, terutama saat mobil mengerem.
Masalahnya, Silverstone didominasi tikungan cepat dan hanya memiliki sedikit zona pengereman keras untuk mengisi ulang baterai.
Akibatnya, tenaga listrik mobil diperkirakan sudah habis sebelum memasuki Maggotts-Becketts-Chapel. Padahal, sektor tersebut dikenal sebagai salah satu rangkaian tikungan paling menantang di Formula 1 karena dilalui dengan kecepatan sangat tinggi.
Fernando Alonso menjadi salah satu pembalap yang paling vokal mengkritik kondisi tersebut. Menurut juara dunia dua kali itu, Maggotts-Becketts-Chapel tak lagi menjadi tikungan yang menguji keberanian pembalap, melainkan tempat untuk menghemat energi.
“Itu akan menjadi charging station (stasiun pengisian daya),” ujar pembalap Aston Martin tersebut.
Di tengah banyaknya kritik, George Russell justru melihat sisi positif regulasi baru. Meski mobil terasa kurang menyenangkan dikendarai, dia menilai balapan justru berpotensi lebih menarik karena peluang menyalip semakin besar.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
