
Kimi Antonelli (Bein Sports)
JawaPos.com - Monako jadi rumah banyak pembalap Formula 1 (F1). Bukan hanya Charles Leclerc yang lahir di sana, tetapi juga Max Verstappen, Lando Norris, George Russell, hingga Carlos Sainz. Akhir pekan ini, Kimi Antonelli mengunjungi home ground para rivalnya tersebut untuk memburu kemenangan kelima beruntun.
Saatini Antonelli memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 43 poin atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell. Itu berkat kemenangan beruntun dalam grand prix di Tiongkok, Jepang, Miami, dan Kanada. Russell hanya memenangi balapan pembuka di Australia.
Jika Antonelli kembali finis terdepan di Monako, pembalap 19 tahun asal Bologna, Italia, itu akan menjadi driver kesepuluh dalam sejarah F1 yang mampu mencatat lima kemenangan beruntun (quint-trick).
Meski begitu, Antonelli menilai dirinya sebagai favorit utama pemenang GP Monako. Pembalap yang mengidolakan Ayrton Senna tersebut justru menjagokan Ferrari. ”Saya pikir Ferrari akan menjadi tim yang harus dikalahkan di Monako,” ucapnya kepada Sky Sports F1.
”Ferrari jelas menjadi favorit karena sayap belakang yang mereka gunakan menghasilkan banyak downforce pada kecepatan rendah,” imbuhnya.
Penilaian itu diamini Lewis Hamilton. Juara dunia tujuh kali F1 yang kini memperkuat Ferrari tersebut menilai karakteristik Sirkuit Monako bisa menutupi salah satu kelemahan timnya musim ini.
”Monako adalah satu-satunya trek yang menjadikan tenaga mesin bukan faktor utama. Aku rasa mobil kami bisa sangat kuat di sana,” tuturnya.
Sementara itu, pembalap Ferrari Charles Leclerc menyoroti dampak regulasi baru musim ini di GP Monako. Pemenang GP Monako tahun lalu itu menilai ukuran mobil yang lebih ramping dan bobot yang lebih ringan akan menjadi keuntungan saat melintasi jalanan sempit Monte Carlo.
”Sekarang kami memiliki mobil yang lebih ringan. Kami benar-benar bisa merasakannya dan untuk trek seperti Monako, hal ini jelas membawa keuntungan tersendiri,” tutur Leclerc yang baru saja memperpanjang kontrak di Ferrari hingga 2028 itu.
Selain dimensi mobil, aturan tenaga listrik sebesar 50 persen diperkirakan juga cocok dengan karakter Monako. Sebab, sirkuit yang terletak di pesisir Laut Mediterania itu memiliki banyak tikungan lambat dan zona pengereman. Situasi tersebut memungkinkan baterai mobil terisi ulang dengan cepat setiap kali pembalap menginjak rem.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022