Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2026 | 03.57 WIB

Veda Ega Pratama Ungkap Idola Sejati, Casey Stoner Jadi Inspirasi Menuju Mimpi Besar MotoGP

Veda Ega Pratama mengaku mengidolakan legenda MotoGP Casey Stoner dan menjadikannya inspirasi dalam mengejar mimpi menjadi juara dunia MotoGP. (Instagram @ducaticorse) - Image

Veda Ega Pratama mengaku mengidolakan legenda MotoGP Casey Stoner dan menjadikannya inspirasi dalam mengejar mimpi menjadi juara dunia MotoGP. (Instagram @ducaticorse)

JawaPos.com - Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia yang kini berlaga di Moto3 2026 bersama Honda Team Asia, mengungkapkan sosok yang paling menginspirasinya dalam dunia balap motor. Pembalap asal Wonosari, Gunungkidul, itu menjadikan legenda MotoGP Casey Stoner sebagai pembalap favorit sepanjang masa di tengah perjalanan kariernya yang terus menanjak hingga panggung Grand Prix dunia.

Perjalanan Veda menuju level tertinggi balap motor dunia menjadi salah satu kisah paling menarik dalam olahraga Indonesia saat ini. Pada usia 17 tahun, ia berhasil mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix setelah finis ketiga pada Moto3 Grand Prix Brasil 2026.

Keberhasilan tersebut membuat nama Veda semakin dikenal, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional. Banyak pengamat menilai pencapaiannya menjadi tonggak penting bagi perkembangan balap motor Tanah Air.

Mengapa Casey Stoner Menjadi Idola Veda Ega Pratama?

Veda mengaku terinspirasi oleh Casey Stoner, salah satu pembalap paling berbakat dalam sejarah MotoGP. Legenda asal Australia itu dikenal berkat kemampuan luar biasanya menjinakkan motor di berbagai kondisi lintasan dan meraih dua gelar juara dunia MotoGP.

Selain ayahnya, Sudarmono, yang merupakan mantan pembalap Supersport 600 nasional, sosok Stoner menjadi panutan utama Veda dalam membangun mentalitas sebagai pembalap profesional. Veda bahkan menyebut Stoner sebagai pembalap favoritnya sepanjang masa. 

Kekaguman tersebut bukan tanpa alasan. Stoner dikenal sebagai pembalap yang mampu membawa Ducati meraih gelar juara dunia MotoGP 2007, sebuah pencapaian yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu prestasi terbesar dalam sejarah pabrikan Italia tersebut.

Dari Gunungkidul Hingga Moto3 Dunia

Lahir pada 23 November 2008 di Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Veda tumbuh jauh dari pusat-pusat pengembangan motorsport dunia. Namun, lingkungan keluarga menjadi fondasi utama yang membentuk kariernya.

Ayahnya, Sudarmono, mengenalkan dunia balap motor sejak usia dini. Veda mulai mengendarai minibike saat berusia lima tahun dan langsung menunjukkan bakat luar biasa.

Hanya setahun kemudian, ia sudah mulai mengikuti berbagai kompetisi balap motor. Pada 2019, ketika baru berusia 10 tahun, Veda sukses menjuarai Kejuaraan Nasional Balap Underbone.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore