
Veda Ega Pratama saat memacu motornya bersama Honda Team Asia pada balapan Moto3 GP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. (Instagram @veda_54)
JawaPos.com — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama gagal menambah poin pada Moto3 GP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6). Finis di posisi ke-16 membuat rider Honda Team Asia itu keluar dari zona lima besar klasemen sementara dan turun ke peringkat keenam dengan koleksi 71 poin.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Veda yang sebelumnya berada di lima besar klasemen Moto3 2026. Kegagalan meraih poin membuatnya disalip debutan Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, yang kini naik ke posisi kelima dengan 72 poin.
Veda Ega Pratama kini menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan 71 poin setelah seri Hungaria.
Selisih satu poin dengan Brian Uriarte membuat persaingan memperebutkan posisi lima besar semakin ketat menjelang seri berikutnya.
Puncak klasemen masih dikuasai Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team dengan total 170 poin. Pembalap muda Spanyol itu unggul cukup jauh atas para pesaingnya setelah meraih kemenangan kelima musim ini di Balaton Park.
Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo. Sementara Marco Morelli dan David Almansa melengkapi empat besar klasemen sementara Moto3 2026.
Balapan Moto3 Hungaria sebenarnya dimulai cukup menjanjikan bagi Veda. Pembalap asal Indonesia itu mampu melakukan start bagus dan sempat naik hingga posisi keenam pada lap-lap awal.
Namun situasi berubah setelah Veda harus menjalani hukuman Long Lap Penalty pada lap ketiga.
Hukuman tersebut membuat posisinya merosot drastis hingga ke urutan ke-17 dan memaksanya bekerja keras untuk kembali menembus zona poin.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
