
Veda Ega Pratama akan memulai balapan Moto3 Hungaria 2026 dari posisi kesembilan. (Honda Team Asia)
JawaPos.com — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama akan memulai balapan Moto3 Hungaria 2026 dari posisi kesembilan setelah menuntaskan sesi kualifikasi di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, Sabtu (6/6/2026).
Hasil ini menempatkan pembalap Honda Team Asia di baris ketiga grid dan membuka peluang untuk kembali bersaing dalam perebutan podium pada balapan utama Minggu (7/6/2026).
Veda mencatatkan waktu terbaik satu menit 46,845 detik dalam sesi kualifikasi kedua (Q2).
Meski harus puas finis di posisi kesembilan, pembalap asal Gunungkidul itu sempat menunjukkan kecepatan yang mampu menandingi para pembalap terdepan.
Veda langsung tampil agresif sejak awal sesi Q2 dimulai dan mampu bersaing di papan atas catatan waktu. Pembalap Honda Team Asia itu sempat menempati posisi kedua saat persaingan masih berlangsung pada menit-menit awal.
Persaingan berlangsung ketat dengan beberapa nama seperti Rico Salmela, Máximo Quiles, dan David Almansa yang terus saling memperbaiki catatan waktu.
Situasi tersebut membuat posisi pembalap di papan waktu berubah sangat cepat sepanjang sesi.
Puncak performa Veda terjadi ketika ia berhasil mencatatkan waktu terbaik sementara satu menit 46,845 detik. Catatan tersebut sempat mengantarkannya ke posisi pertama dan menjadi pembalap tercepat dalam sesi Q2.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama setelah David Almansa kembali mencatatkan waktu yang lebih baik. Persaingan semakin sengit karena hampir seluruh pembalap terus meningkatkan kecepatan menjelang akhir sesi.
Baca Juga:Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
Memasuki pertengahan sesi, Veda memilih kembali ke pit untuk melakukan evaluasi strategi bersama tim. Keputusan itu membuat posisinya perlahan turun karena para rival tetap berada di lintasan dan terus mempertajam waktu lap.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
