
New York Knicks menciptakan salah satu comeback terbesar dalam sejarah playoff NBA kontra Cavaliers. (Dok. NBA.com)
JawaPos.com - New York Knicks menciptakan salah satu comeback terbesar dalam sejarah playoff NBA. Dipimpin Jalen Brunson, Knicks bangkit dari ketertinggalan 22 poin untuk mengalahkan Cleveland Cavaliers 115-104 lewat overtime pada game pertama final NBA Wilayah Timur, Rabu (20/5) pagi WIB.
Knicks sempat tertinggal 71-93 saat kuarter keempat tersisa 7 menit 52 detik. Namun mereka perlahan memangkas jarak hingga menyamakan skor 101-101 di akhir waktu normal, sebelum membalikkan keadaan pada overtime.
Kemenangan setelah tertinggal 22 poin itu tercatat sebagai comeback terbesar kedua playoff NBA dalam 30 tahun terakhir. Satu-satunya comeback lebih besar terjadi saat Los Angeles Clippers bangkit dari selisih 24 poin melawan Memphis Grizzlies pada 2012.
“Kami hanya terus berjuang,” kata Jalen Brunson, yang tampil dominan dengan 38 poin, dikutip dari ESPN. “Kami harus mencoba memangkas jarak sedikit demi sedikit. Kami tidak akan bisa mengejarnya hanya dalam satu penguasaan bola.”
Momentum sebenarnya sempat berada sepenuhnya di tangan Cavaliers pada kuarter ketiga. Mereka mencetak 35 poin di periode tersebut dan memperlebar jarak menjadi 22 poin. Pada titik ini, pertandingan di Madison Square Garden, New York tersebut terlihat hampir selesai.
Namun semuanya berubah saat Knicks berulang kali mengeksploitasi guard Cavaliers, James Harden, lewat skema pick-and-roll. Strategi itu terbukti efektif. Seperti dilaporkan All NBA Podcast, Knicks menghasilkan rata-rata 1,6 poin dari 21 serangan langsung ke pertahanan Cavaliers yang menargetkan Harden.
Selain cerdik dalam menyerang, pertahanan Knicks pada kuarter keempat dan overtime juga menjadi faktor pembeda. Brunson dkk memaksa Cavaliers hanya mencetak 11 poin sejak mereka tertinggal 22 poin di kuarter keempat.
“Namun, pertahanan kamilah yang selalu istimewa di babak playoff ini,” kata Karl-Anthony Towns.
“Hal itu membuka peluang kami meraih kemenangan melawan tim yang benar-benar hebat.”
Selanjutnya, Knicks akan kembali menjadi tuan rumah pada game kedua final NBA Wilayah Timur, Jumat (22/5) pagi WIB.
Knicks kini hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk mencapai final NBA pertama mereka sejak 1999.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
