
Valentin Perrone sukses merebut pole position Moto3 Catalunya 2026, sementara Veda Ega Pratama bakal memulai balapan dari posisi ke-20. (Dok. Honda Team Asia)
JawaPos.com - Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memuji Veda Ega Pratama setinggi langit setelah sukses finis posisi ke-8 pada Moto3 Catalunya 2026. Aoyama memuji daya juang yang dimiliki pembalap muda Indonesia tersebut.
Veda kembali menyedot perhatian pencinta balap roda dua. Pembalap asal Gunungkidul itu menunjukkan performa ciamik pada balapan Moto3 Catalunya yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (17/5) lalu.
Bayangkan saja, Veda berhasil finis posisi ke-8 setelah memulai balapan dari urutan ke-20. Pembalap berusia 17 tahun itu langsung tampil melesat sejak awal balapan hingga sukses menggusur 12 pembalap yang ada didepannya.
Baca Juga:Intip Prakiraan Gaji Pembalap Moto3! Masa Depan Cerah Veda Ega Pratama Jika Konsisten Balapan
Sebagai manajer tim, Aoyama mengaku sangat menikmati aksi Veda dalam balapan tersebut. Figur asal Jepang itu juga memberi kredit kepada Zen Mitani meski harus finis posisi ke-23.
"Balapan Moto3 hari ini (Minggu) sangat seru bagi kedua pembalap. Veda Ega Pratama memulai dari posisi ke-20 dan Zen dari posisi ke-23, dan sepanjang balapan terjadi banyak aksi saling menyalip dan perubahan posisi," kata Aoyama, dalam keterangan resmi Honda Team Asia, dikutip Selasa (19/5/2026).
Aoyama memuji semangat juang Veda dalam balapan tersebut. Karena bukan hal yang mudah untuk melesat 12 tingkat bagi seorang pembalap. Namun kenyataannya, pembalap berusia 17 tahun itu sukses melawan kemustahilan berkat semangat pantang menyerahnya.
Baca Juga:Ngeyel! Hiroshi Aoyama Bongkar Mental Juara Veda Ega Pratama, Optimistis Tatap Moto3 Italia 2026
"Kecepatan balapan sangat tinggi dan itu bukan balapan yang mudah baginya, tetapi dia tidak pernah menyerah dan terus berjuang hingga lap terakhir," ujar Aoyama.
"Finis di posisi kedelapan setelah start dari posisi yang sangat jauh di belakang adalah hasil yang sangat positif dan pengalaman penting lainnya baginya," sambungnya.
Ini bukan kali pertama Veda sukses menembus 10 besar setelah memulai balapan dari start barisan belakang. Performanya kali ini mengingatkan pada seri Moto3 Spanyol 2026, yang mana ia berhasil menutup balapan dengan finis keenam usai start dari urutan ke-17.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
