
Skuad Gresik Phonska. (Dok. IG Gresik Phonska)
JawaPos.com – Enam kali final tapi tak sekalipun meraih gelar juara. Itulah catatan yang ingin dipatahkan oleh Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dalam grand final putri Proliga 2026.
Mediol Stiovanny Yoku dkk punya kesempatan memutus rekor buruk itu jika mampu mengalahkan Jakarta Pertamina Enduro saat mengawali grand final di GOR Amongrogo, Jogjakarta, sore nanti (siaran langsung Moji/Vidio pukul 15.00 WIB).
Dengan format best-of-three, Phonska setidaknya butuh meraih dua kali kemenangan untuk meraih gelar juara. Sebuah tugas yang tidak mudah. Sebab, pemain harus bertanding selama dua hari berturut hingga Sabtu (25/4) esok, bahkan Minggu (26/4) jika kedua tim saling mengalahkan dalam dua laga pertama.
Sebuah situasi yang sempat membuat pelatih Phonska Alessandro Lodi gusar.
”Dibutuhkan kondisi fisik yang sangat baik (dari para pemain) untuk bisa memenangi grand final meski bermain dalam tiga hari berturut-turut jelas bukan ide baik,” kata Lodi.
Baca Juga:Profil Riyan Ardiansyah! Supersub Gacor Persebaya Surabaya Saat Kalahkan Malut United di Kie Raha
Sementara itu, di sektor putra, Jakarta LavAni Livin’ Transmedia juga punya ambisi untuk membalikkan rekor buruk atas Jakarta Bhayangkara Presisi dalam grand final putra malam nanti (siaran langsung Moji/Vidio pukul 19.00 WIB).
Dalam dua musim sebelumnya, LavAni selalu ”kehabisan bensin” di laga perebutan juara. Meski selalu menang atas Bhayangkara di babak reguler, LavAni selalu keok ketika main di grand final.
Situasi itu masih membayangi Jasen Natanael Kilanta dkk musim ini. Dari empat kali pertemuan di babak reguler dan final four, LavAni selalu mampu meredam permainan Bhayangkara.
”Jujur kami tidak mau lagi kalah dua kali (dua final terakhir). InsyaAllah, mudah-mudahan dengan pengalaman yang lalu, kami bisa menunjukkan performa puncak di final,” tutur asisten pelatih LavAni Erwin Rusni.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
