
Petugas meletakkan trofi dari Piala Thomas 2022 sebelum pertandingan babak final Piala Thomas 2022 antara Indonesia melawan India di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (15/5/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
JawaPos.com - Di tengah persiapan menghadapi Piala Thomas dan Piala Uber 2026, catatan sejarah menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis beregu dunia, khususnya di sektor putra, dikutip dari ANTARA.
Indonesia tercatat sebagai negara dengan gelar terbanyak di Piala Thomas, yakni 14 trofi. Gelar terakhir diraih pada 2020, mengakhiri penantian panjang sejak era dominasi 1990-an hingga awal 2000-an.
Dominasi Indonesia di Piala Thomas terlihat melalui dua periode emas, yakni empat gelar beruntun pada 1970–1979 serta lima gelar berturut-turut sepanjang 1994–2002. Secara keseluruhan, Indonesia juga menjadi salah satu tim paling konsisten dengan 22 kali tampil di partai final.
Namun, peta persaingan terus berkembang. China muncul sebagai rival utama dengan koleksi 11 gelar, termasuk periode dominasi lima kali beruntun dari 2004 hingga 2012. Pada edisi terakhir 2024, China kembali merebut gelar.
Selain Indonesia dan China, hanya segelintir negara yang mampu menjuarai Piala Thomas. Malaysia mengoleksi lima gelar, terakhir pada 1992, sementara Jepang, Denmark, dan India masing-masing satu gelar. Denmark menjadi satu-satunya wakil Eropa yang pernah menjadi juara, yakni pada 2016.
Di sektor putri, dominasi justru berada di tangan China pada Piala Uber. Negeri tersebut telah mengoleksi 16 gelar, menjadikannya tim tersukses sepanjang sejarah turnamen.
Jepang menyusul dengan enam gelar, sementara Indonesia mengoleksi tiga trofi yang diraih pada 1975, 1994, dan 1996. Amerika Serikat dan Korea Selatan juga pernah meraih gelar, masing-masing dengan tiga dan dua trofi.
Meski demikian, Indonesia tetap menjadi salah satu kekuatan utama di Uber Cup dengan total 16 kali menembus empat besar, termasuk menjadi finalis pada edisi 2024.
Secara historis, Piala Thomas dan Uber masih didominasi negara-negara Asia. Di sektor putra, hanya Denmark yang mampu mematahkan dominasi tersebut, sementara di sektor putri, gelar juara belum pernah keluar dari Asia dan Amerika.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022