
Pelepasan Tim Indonesia menuju Piala Thomas dan Uber 2026 oleh Ketua Umum PP PBSI M. Fadil Imran di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (15/4/2026). (Dok. Instagram/@badminton.ina)
JawaPos.com - Tim bulu tangkis Indonesia bersiap memulai perjuangan pada ajang beregu paling bergengsi, Piala Thomas dan Uber 2026 di Forum Horsens pada 24 April hingga 3 Mei, dikutip dari ANTARA.
Setelah melalui rangkaian turnamen individu, termasuk Kejuaraan Asia 2026, pebulu tangkis Indonesia kini memasuki fase krusial dalam kalender bulu tangkis dunia. Status runner-up pada edisi sebelumnya menjadi pijakan sekaligus tekanan bagi skuad Merah Putih untuk melangkah lebih jauh.
Undian menempatkan tim putra Indonesia di Grup D bersama Thailand, Prancis, dan Aljazair. Sementara tim putri tergabung di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia.
Dengan sistem round robin, dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke perempat final.
Indonesia langsung dihadapkan pada jadwal yang menuntut konsistensi sejak hari pertama. Tim putra membuka laga melawan Aljazair pada 24 April pukul 23.30 WIB, yang di atas kertas menjadi peluang mengamankan poin awal.
Ujian berikutnya datang saat menghadapi Thailand pada 26 April pukul 13.30 WIB, sebelum menutup fase grup melawan Prancis pada 28 April pukul 23.30 WIB.
Di sektor putri, Indonesia memulai langkah menghadapi Kanada pada 25 April pukul 17.00 WIB. Laga berlanjut melawan Australia pada 26 April pukul 23.30 WIB, sebelum duel yang berpotensi krusial kontra Taiwan pada 28 April pukul 15.00 WIB.
Komposisi pemain menunjukkan kombinasi pengalaman dan regenerasi. Di sektor putra, Indonesia masih mengandalkan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, dengan dukungan pemain muda seperti Alwi Farhan serta Mohammad Zaki Ubaidillah.
Di sektor ganda, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi tumpuan. Kehadiran pasangan non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani menambah opsi, sementara duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mulai diproyeksikan sebagai kekuatan baru.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
