
Hendra Setiawan (kanan) tos dengan Sabar dan Reza setelah laga perempat final All England 2025. (Dok. PBSI)
JawaPos.com – Hendra Setiawan masuk dalam komposisi tim Thomas Cup Indonesia. Bukan sebagai pemain. Namun, mantan pasangan Mohammad Ahsan ini, akan duduk di pinggir lapangan sebagai pelatih di sektor ganda putra.
Hendra mengaku jadi pelatih lebih sulit karena harus menentukan pemain yang diturunkan. Karena itu, dia akan berkoordinasi dengan Antonius Budi Ariantho untuk memetakan kekuatan lawan dan siapa yang bakal diturunkan. ‘’Kalau saat jadi pemain kan langsung saja, siap main, ya main," ungkap Hendra.
‘’Nah, itulah yang membedakan karena harus melihat kondisi pemainnya juga,’’ ujarnya. Hendra mengatakan tidak pernah terlintas di pikirannya bisa masuk ke dalam tim Thomas sebagai pelatih.
"Nggak kepikiran sih sebenarnya. Tapi ini panggilan jadi saya harus siap. Ini juga buat pengalaman saya sebagai pelatih," ucap pemilik satu gelar Piala Thomas itu.
Hendra dengan pengalamannya siap untuk menularkan semangat dan daya juang kepada tim Thomas yang kali ini diisi kombinasi senior dan junior. "Pasti daya juangnya harus lebih lagi. Karena main tim, hasil kita akan berpengaruh juga untuk lainnya," pesan Hendra.
Tim badminton Indonesia sudah tiba di Horsens, Denmark setelah menempuh perjalanan panjang dari Jakarta sejak Kamis (16/4) malam. Tim ini akan menjalani aklimatisasi sebelum turun berlaga di ajang Piala Thomas dan Uber 2026 pada 24 April hingga 3 Mei di kota yang sama.
Febi Serap Pengalaman dari Ganda Dunia
Grafik dan performa Febi Setianingrum tengah menanjak. Saat ini, dia menduduki peringkat 15 BWF. Dia sudah berhadapan dengan para pemain unggulan dan pengalaman.
Seperti di Badminton Asia Championships 2026 sebelumnya. Dia bersama Rachel Allessya Rose sukses menundukkan duo Tiongkok Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (16-21, 21-19, 21-9) di babak 16 besar.
Febi menuturkan, di ganda putri cukup banyak pemain yang memiliki ketahanan secara stamina. Dia mencontohkan ganda nomor satu Liu Tan/Tan Ning hingga ganda nomor tiga dunia asal Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
