
Max Verstappen (Instagram @maxverstappen1)
JawaPos.com - Keputusan Max Verstappen untuk tetap balapan meski agenda Grand Prix Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi dibatalkan memang cukup menarik. Alih-alih beristirahat, dia justru memilih tantangan berbeda di lintasan legendaris Nürburgring Nordschleife.
Ajang 24h Qualifiers Nürburgring yang digelar 18–19 April ini memang bukan balapan biasa. Event ini menjadi pemanasan menuju Nürburgring 24 Hours, salah satu lomba ketahanan paling ekstrem di dunia. Verstappen akan turun bersama Lucas Auer, menjalani dua race masing-masing berdurasi empat jam—format yang sangat berbeda dibanding balapan F1 yang biasa ia jalani.
Menariknya, Verstappen tidak menggunakan mobil F1 milik Red Bull Racing, melainkan mobil GT3 seperti Mercedes-AMG GT3. Ini menunjukkan fleksibilitasnya sebagai pembalap—beradaptasi dari mobil single-seater berkecepatan tinggi ke mobil endurance yang menuntut konsistensi dan kerja tim lebih kuat.
Sebelum turun di kualifikasi, Verstappen juga sudah melakukan uji coba intensif di Nürburgring, bahkan sempat terlihat berhenti di area Döttinger Höhe—spot favorit fans di Nordschleife.
Ia sendiri mengaku sangat menikmati pengalaman tersebut, terutama karakter trek yang panjang, teknis, dan menantang. “Cepat di Nordschleife. Sangat menikmati di sana,” tutur Verstappen.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
