
Mobil Mercedes F1 Team. (instagram @f1)
JawaPos.com – Karakteristik sirkuit Melbourne dan Shanghai memang berbeda. Namun, perbedaan itu tidak membuat dominasi Mercedes luntur. Tim berjuluk Silver Arrows itu kemarin (13/3) kembali mengunci posisi satu-dua saat sesi kualifikasi sprint Grand Prix Tiongkok di Sirkuit Internasional Shanghai.
George Russell merebut pole sprint race setelah menutup sesi Q3 dengan waktu tercepat 1 menit 31,520 detik. Dia unggul 0,366 detik atas Kimi Antonelli yang berada di posisi kedua. Saat sesi wawancara di parc ferme, Russell mengaku mobil Mercedes memang sangat kompetitif.
“Kembali ke Tiongkok rasanya luar biasa dengan dukungan penonton yang sangat besar. Mobil terasa sangat bagus. Setelah Melbourne, kami sudah tahu punya mobil yang kuat. Mesinnya bekerja sangat baik dan hari ini benar-benar menyenangkan untuk dikendarai,” ujar Russell.
“Sulit ditandingi: Pembalap Mercedes George Russell melesat pada sesi sprint di Sirkuit Internasional Shanghai kemarin (13/3).”
Baca Juga:Prediksi Inter Milan vs Atalanta: Arena Dua Pecundang Ajang Eropa, Nicolo Barella Puji La Dea
Pembalap McLaren, Lando Norris, menempati urutan ketiga dengan mobil yang juga menggunakan mesin Mercedes. Hasil itu cukup positif. Sebab, McLaren bisa lebih cepat dari Ferrari yang sebenarnya lebih diunggulkan.
“Saya senang dengan hasil ini. Posisi ketiga mungkin hasil terbaik yang bisa kami dapatkan saat ini. Saya juga cukup puas bisa berada di depan kedua Ferrari karena mereka terlihat sangat kuat sepanjang hari,” kata Norris.
Di sisi lain, pembalap Ferrari Charles Leclerc harus puas start dari posisi enam saat sprint hari ini. Dia berada di bawah rekan setimnya, Lewis Hamilton, yang mencatatkan waktu tercepat keempat. Leclerc mengakui jika dia sempat mengalami kendala saat percobaan terakhir Q3.
“Sesi yang sangat membuat frustrasi. Saat mendapatkan lap yang bagus, saya kehilangan sekitar setengah detik di lintasan lurus pada percobaan kedua di Q3. Kami akan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi,” kata Leclerc.
Sementara Hamilton menilai Ferrari masih tertinggal, terutama saat mobil melaju di lintasan lurus yang menjadi salah satu karakter utama Sirkuit Shanghai. “Mobil sebenarnya terasa bagus di tikungan dan kami bisa bersaing di sana. Tapi kami kehilangan banyak waktu di lintasan lurus, ketika mesin kekurangan tenaga, situasinya memang seperti itu,” ujarnya.
“Mercedes memang terlihat selangkah di depan saat kualifikasi, tetapi dalam balapan jaraknya biasanya lebih dekat. Saya berharap kami bisa kembali menekan mereka besok.”

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
