
Apriyani Rahayu akan bermain dengan Taufik Aderya, pemain yang baru masuk Pelatnas PBSI pada September 2025. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com–Pebulu tangkis Apriyani Rahayu akhirnya berbicara mengenai keputusan menerima tawaran bermain rangkap. Dia mengungkap alasan bersedia tampil di dua nomor, ganda putri dan ganda campuran.
Apriyani jadi salah satu kombinasi baru yang dilakukan tim pelatih Pelatnas PBSI. Dia dan Lanny Tria Mayasari yang berduet di ganda putri, dipercaya bermain di dua nomor dengan turut tampil pada sektor ganda campuran di Ruichang China Masters 2026 pada 10-15 Maret.
Berdasar daftar pemain di laman resmi BWF, Apriyani Rahayu dipasangkan dengan pemain muda Taufik Aderya. Sementara Lanny, akan berduet dengan Daniel Edgar Marvino.
”Ya memang dari pelatih juga buat ngasih kita kesempatan. Jadi, memang semua dari pelatih yang ngasih, suruh main, ya sudah. Gitu aja sih. Jadi kayak, Oh ya udah, kita coba main juga,” kata Apriyani ditemui di Pelatnas Cipayung.
Keberadaan Apriyani/Taufik dan Lanny/Daniel Edgar menarik perhatian. Mereka bukan tim ganda campuran, melainkan hasil kombinasi tim ganda putri utama dan ganda putra pratama.
Tapi, bermain ganda campuran bukan lah hal baru untuk seorang Apriyani. Pemain kelahiran Konawe, Sulawesi Tenggara, itu pernah merasakan itu namun saat masih muda. Yakni dengan Panji Akbar Sudrajat, Jauza Fadhila Sugiarto, Agripinna Prima, Rinov Rivaldy, dan Fachryza Abimanyu, pada periode 2014-2016.
”Kalau aneh sih enggak. Memang rotasi polanya memang masih, saya kan masih double (ganda putri) banget,” terang Apriyani soal kesan kembali bermain ganda campuran.
”Jadi emang masih menyesuaikan banget aja sih. Kalau ya sekiranya, ya tidak terlalu susah buat aku coba menyesuaikan,” tambah dia.
Apriyani pun enggan mempersoalkan harus bermain rangkap dengan pemain yang secara usia sangat jauh. Taufik Aderya adalah wajah baru Pelatnas PBSI Cipayung yang baru masuk pada September 2025.
Begitu pula dengan statusnya sebagai salah satu pemain senior di ganda putri, tapi harus memulai dari nol di ganda campuran. Menurut Apriyani, hal ini jadi kesempatan yang patut dicoba.
”Enggak ada sih. Saya cukup mau menikmati aja. Dan tidak mau berpatokan dengan umur saya sih. Maksudnya selagi saya bisa, ya kenapa enggak? Selagi saya dikasih kepercayaan, ya kenapa enggak? Jadi ya sudah, so happy,” jelas Apriyani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022