
Debut Julian Johan di ajang Rally Dakar 2026 mencatatkan pencapaian gemilang dengan meraih peringkat kelima dalam kategori Dakar Classic, (Istimewa)
JawaPos.com - Debut Julian Johan di ajang Rally Dakar 2026 mencatatkan pencapaian gemilang dengan meraih peringkat kelima dalam kategori Dakar Classic, sebuah prestasi yang membawa nama Indonesia bersinar di kancah internasional, khususnya di dunia motorsport. Kompetisi ini yang berlangsung selama 14 hari penuh tantangan di gurun batu dan pasir Arab Saudi merupakan ajang reli paling berat di dunia.
Bagi Jeje, sapaan akrab Julian Johan, hasil ini sebenarnya melampaui ekspektasinya. Ia mengakui target utamanya adalah sekadar mencapai garis finis, mengingat karakteristik medan ekstrem Dakar yang tak hanya menantang secara teknis, tetapi juga menguras stamina akibat jarak panjang dan durasi yang lama. Namun, konsistensi serta determinasi tinggi membawanya melampaui target awal.
“Tujuan utama saya adalah menuntaskan balapan ini, karena mengingat medan serta jarak tempuhnya yang sangat ekstrem. Bisa sampai ke garis finis adalah hal yang sangat realistis untuk dicapai,” ujar Jeje setelah menghadiri podium seremoni di Yanbu, Arab Saudi, didampingi navigator asal Prancis, Mathieu Monplaisi.
Keberhasilan ini didorong oleh beberapa faktor yang membuat performanya kian optimal, terutama setelah menemukan celah untuk meningkatkan kemampuan pada tahap-tahap perlombaan berikutnya. Memasuki pekan kedua balapan, Jeje mulai meningkatkan permainan dengan fokus pada pengurangan kesalahan dan upaya untuk memperbaiki peringkat setiap harinya.
Perjalanan Jeje selama menjalani Dakar 2026 penuh tantangan. (Istimewa)
"Hingga tiba di minggu kedua, saya mencoba tampil lebih baik dengan meminimalkan kesalahan sembari tetap berorientasi pada finis. Namun, dari sana saya berpikir mengapa tidak mencoba memperbaiki peringkat setiap hari?” tambahnya.
Perjalanan Jeje selama menjalani Dakar 2026 penuh tantangan. Total jarak yang harus dia tempuh mencapai lebih dari 8.000 kilometer dalam dua pekan, melintasi lintasan berat dan penuh risiko. Meski demikian, ia berhasil menyelesaikan setiap stage, termasuk Prolog Special Stage hingga Special Stage 13 secara konsisten.
"Untuk bisa menyelesaikan tiap stage dalam Dakar sendiri sudah menjadi prestasi luar biasa bagi saya. Dengan jarak lebih dari 8.000 kilometer selama dua minggu dan hampir sepanjang waktu berada di balik kemudi, ini bukan hal yang mudah untuk dilalui,” ungkapnya.
Keberhasilan Jeje tak lepas dari faktor mobil tangguh yang digunakannya selama rally tersebut. SUV Toyota Land Cruiser 100 yang dikemudikannya, dengan dukungan tim balap asal Prancis Compagnie Saharienne, terbukti handal melewati berbagai tantangan tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah mobil LC100 tampil sempurna dari awal hingga akhir tanpa ada masalah serius. Setiap hari kita bisa mencapai finish dengan kondisi mobil sehat dan utuh, meski wajar jika ada goresan atau kerusakan minor pada bodi seperti bumper. Namun secara keseluruhan, performa kendaraan sangat baik,” jelasnya.
Jeje juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada tim Compagnie Saharienne yang memberikan dukungan penuh selama debutnya di Dakar 2026. Dengan keahlian kru tersebut, mobil tetap berada dalam kondisi optimal sepanjang lomba meskipun harus menghadapi medan berat di gurun pasir dan batu.
“Kru dari Compagnie Saharienne luar biasa. Mereka memastikan mobil dalam kondisi prima dengan segala persiapan terbaik, sehingga kami bisa melewati seluruh tahapan tanpa kendala berarti. Dukungan mereka sangat patut diapresiasi,” tutup Jeje penuh rasa syukur atas pencapaian bersejarah ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022