
Febriana/Trias mampu masuk perempat final Malaysia Open 2026. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Pelatih ganda putri utama Pelatnas PBSI, Karel Mainaky memberikan pujian kepada duet Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari usai tampil di Malaysia Open 2026. Ia menilai kemampuan anak didiknya membaik tapi masih belum matang.
Ana/Trias, sapaan akrab Febriana/Meilysa, jadi satu-satunya wakil ganda putri Indonesia di Malaysia Open 2026. Meski seorang diri, mereka mampu menjawab tugas dengan baik.
Pasangan nomor 60 dunia itu mampu melaju ke babak perempat final. Ana/Trias juga membuat kejutan besar dengan sukses menumbangkan wakil tuan rumah Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Ana/Trias menang lewat duel ketat yang berlangsung dalam waktu 54 menit selama dua gim dengan skor 26-24, 21-17. Ini jadi kemenangan perdana mereka setelah empat pertemuan sebelumnya kalah.
"Penampilan Ana/Trias di Malaysia Open 2026 sudah cukup baik, mengalahkan Pearly/Thinaah di rumah mereka merupakan pencapaian yang bagus karena tidak mudah," kata Karel dalam keterangan resmi PBSI, Senin (12/1).
Menurut Karel, keberhasilan Ana/Trias melaju ke perempat final jadi bukti bahwa mereka terus berkembang. Namun dirinya merasa anak didiknya itu tak percaya diri kalau mereka punya kualitas.
Buktinya menurut Karel adalah Ana/Trias kalah dari Lee So Hee/Baek Ha Na, andalan Korea Selatan di perempat final. Padahal mereka sebenarnya bisa karena mampu berduel lewat rubber game 21-13, 19-21, 13-21.
"Terlihat saat bertemu Lee So Hee/Baek Ha Na (Korea), ketika lawan mulai main dengan pola pancingan untuk Ana/Trias menyerang duluan, Ana/Trias malah jadi nafsu untuk ingin cepat matikan dan lupa kalau mereka dapat poin itu dari bertahan baru balik serang," terangnya.
"Bicara simplenya ya masih kalah matang. Ini yang masih harus terus diperbaiki," jelas Karel Mainaky.
Karena itu, Karel berharap Ana/Trias bisa terus berbenah. Ia ingin anak didiknya dapat berbicara banyak di turnamen berikutnya di Indonesia Masters 2026.
"Saya berharap di Indonesia Masters, Ana/Trias bisa lebih baik, begitu juga dengan ganda putri lainnya. Saya menargetkan bisa ada gelar juara," ucap dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
