
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat bertanding melawan pebulu tangkis tunggal putra Singapura Jia Heng Jason Teh dalam babak 32 besar Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Rangkaian turnamen bulu tangkis pada tahun ini telah tuntas. Prestasi tim Indonesia sepanjang 2025 bisa dibilang cukup mengkhawatirkan, terutama dalam rangkaian tur dunia (BWF World Tour).
Dari total 30 turnamen, Indonesia mengumpulkan total 21 gelar. Jumlah ini sama seperti edisi 2024, namun lebih mengkhawatirkan karena turnamen level elite (Super 300 ke atas) lebih minim.
Pada 2024, Indonesia berhasil menyabet 12 gelar turnamen level elite. Sementara pada tahun ini hanya ada 10 gelar saja yang berhasil diraih pasukan Merah Putih.
Rinciannya adalah Super 1000 (1), Super 750 (1), Super 500 (4), Super 300 (3), dan Super 100 (10). Nah dari 10 gelar itu, diraih lima pemain atau pasangan berbeda.
Jonatan Christie jadi yang paling menyala di level elite karena berhasil tiga kali naik podium tertinggi. Masing-masing di S750 Denmark Open 2025 dan dua turnamen S500, Korea Open 2025 dan Hylo Open 2025.
Sementara tujuh gelar lain dipersembahkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (S1000 China Open), Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (S500 Australian Open), Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum (S500 Australian Open).
Lalu di level S300 ada Alwi Farhan (Macau Open), Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Thailand Masters), Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu (Taipei Open), dan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana (Syed Modi India International).
Dari rentetan itu, Jonatan dan Fajar/Fikri jelas jadi paling menarik dan menuai sorotan. Sebab prestasi dan kiprah mereka sangat moncer pada tahun ini.
Jonatan misalnya, selain merebut tiga gelar, dia juga mendapatkan pencapaian yang lumayan, baik jadi semifinalis maupun finalis dalam dua turnamen lain. Yakni di India Open (semifinal) dan Indonesia Masters (runner-up) pada awal tahun.
Sementara Fajar/Fikri, pencapaiannya lebih menggembirakan. Sebab mereka sebenarnya termasuk duet anyar yang baru dipasangkan pada beberapa bulan menuju akhir tahun.
Semua bermula dari ide pelatih Antonius Budi Ariantho yang memasangkan Fajar/Fikri untuk mengisi kekosongan lantaran pasangan asli keduanya berhalangan tampil. Yakni Muhammad Rian Ardianto yang mengambil cuti karena ingin menemani istri lahiran dan Daniel Marthin yang cedera lutut saat membela Indonesia di Sudirman Cup 2025.
Namun duet Fajar/Fikri justru gacor. Mereka langsung nyetel dengan melaju ke perempat final Japan Open 2025. Setelah itu, duet tersebut membuat kejutan besar dengan menjuarai China Open 2025, yang merupakan gelar S1000 Indonesia satu-satunya tahun ini.
Kegemilangan Fajar/Fikri berlanjut di sejumlah turnamen. Mulai dari menjadi semifinalis China Masters hingga runner-up Korea Open, Denmark Open, dan French Open secara beruntun.
Fajar/Fikri kemudian melaju sampai perempat final Hylo Open 2025, dan menjadi runner-up lagi di Australian Open 2025. Keberhasilan terakhir membuat mereka mengamankan tiket lolos BWF World Tour Finals 2025. Fajar/Fikri dapat tiket itu hanya dalam waktu empat bulan.
Sayangnya, ledakan Jonatan dan Fajar/Fikri di 2025 tak berlanjut dalam BWF World Tour Finals 2025. Keduanya justru gagal total di turnamen penutup tahun karena selalu menelan kekalahan sehingga langkahnya terhenti di fase grup.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
