Tim Judo Indonesia berhasil meraih empat medali, termasuk tiga di antaranya emas di SEA Games 2025. (Dok: Instagram inajudoofficial)
JawaPos.com - Prestasi luar biasa diraih oleh tim judo Indonesia dalam SEA Games 2025. Tiga medali emas berhasil disabet dari cabor asal Jepang tersebut pada hari ketiga penyelenggaraan, Jumat (12/12) dan membuat kontingen Merah Putih panen medali.
Judo yang baru diperlombakan pada Kamis (11/12), mengawali perjuangan tanpa medali di hari pertama. Namun, mereka melesat di hari kedua.
Dari empat atlet yang turun di empat nomor pertandingan berbeda pada hari ini, semuanya berhasil meraih medali. Bahkan tiga di antaranya berwarna emas alias warna terbaik.
Keran medali tim judo Indonesia dibuka oleh Dinny Febriany di kelas women’s -57 kg. Dia sukses menyabet medali emas setelah mengalahkan wakil Filipina Joemari-Heart Rafael dalam partai final di Prince of Songkla University, Hat Yai, Songkhla, Thailand.
Sumbangan dari Dinny Febriany membuat Indonesia meraih emas ke-14 untuk kontingen Indonesia. Dia juga jadi atlet pertama Merah Putih yang dapat emas pada hari ini.
Kesuksesan Dinny pun dilanjutkan oleh judoka Indonesia lain. Yakni Muhammad Rizqi Maulana dari kelas Men's -55 Kg. Ia mampu menyabet emas usai mengalahkan wakil Vietnam, Nguyen Hoang Thanh.
Syerina, judoka di kelas women's -70 Kg pun tak mau ketinggalan. Atlet putri itu juga mengalahkan wakil Vietnam, Le Huynh Tuong Vi.
Sementara satu medali lain dicatatkan oleh Dewa Kadek Rama Warma Putra di kelas men's -73 kg. Ia harus puas dapat medali perunggu lantaran menelan kekalahan di semifinal.
Total tiga emas dan satu perunggu berhasil diraih oleh tim judo Indonesia hingga Jumat (12/12). Jumlah ini masih bisa bertambah mengingat cabor tersebut masih akan dipertandingkan sampai Minggu (14/12).
Pencapaian tim judo Indonesia ini pun bisa dibilang mencapai target yang ditetapkan. Sebelumnya diketahui bahwa judo hanya akan meraih satu medali emas saja di SEA Games 2025.
Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir saat mengumumkan jumlah kontingen dan penetapan target, pada 21 November lalu.
"Dari 17 cabor itu mesti ada emasnya. Kami lihat angkat besi yang bisa 4 emas. Panahan dan atletik itu bisa 4 emas juga. Lalu akuatik 3 emas, bulutangkis 2 emas targetnya. Lalu judo 1 emas, taekwondo 1 emas, sepeda harus dibreakdown dulu, dan lain-lainnya," ungkap Erick pada 21 November 2025.
"Saya minta semua cabor serius membawa medali. Ajang ini juga mesti jadi evaluasi. Jadi kalau tidak sesuai dengan target, kami ada promosi degradasi. Kalau cabor tidak tepat sasaran, masuk ke jalur berangkat mandiri. Jadi ada promosi dan degradasi di DBON supaya sama-sama serius membangun olahraga kita," imbuhnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
