
Gregoria Mariska Tunjung gagal tampil di Sudirman 2025 karena vertigo. (Dok. PBSI)
JawaPos.com-Gregoria Mariska Tunjung menatap SEA Games 2025 dengan penuh antusias. Pebulu tangkis tunggal putri andalan Indonesia itu tak merasa turun level karena tampil di pesta olahraga dua tahunan tersebut, meski sudah mengoleksi medali perunggu Olimpiade Paris 2024.
Gregoria jadi satu dari dua wakil Indonesia terakhir yang didaftarkan untuk masuk dalam tim SEA Games 2025. Bersama dengan duet ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dia dipanggil untuk menggantikan pemain muda Thalita Ramadhani Wiryawan dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Bagi Gregoria, ini akan menjadi SEA Games kelima sepanjang karir. Sebelumnya dia sudah tampil dari edisi 2015, 2017, 2019, dan 2021. Hanya pada 2023 di Kamboja saja dia absen karena PBSI memilih memainkan Komang Ayu Cahya Dewi dan Ester Nurumi Tri Wardoyo.
Selain sudah sering, level Gregoria juga bisa dibilang dunia. Sebab dia adalah peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024. Pun begitu, dia tetap bersemangat mengikuti SEA Games 2025.
"Ya di 2015 aku ikut Singapura, 2017 aku ikut Malaysia, 2019 aku ikut Filipina, 2021 (2022) aku ikut Vietnam. Di Kamboja enggak ikut. Enggak (merasa turun level) dong, enggak," kata Gregoria ditemui di Pelatnas PBSI, Rabu (3/12).
Jorji, sapaan akrab Gregoria Mariska, menceritakan bahwa dia dapat tawaran ikut SEA Games 2025 dari saat bertanding di Hylo Open 2025. Meski sempat mempertimbangkan, dia pada akhirnya menerima karena memang ingin tampil di multi event se-ASEAN tersebut.
"Saya ditawarin tuh ada omongan kayaknya mungkin setelah dari Eropa, kayaknya Hylo, minggu-minggu Hylo Open itu sih, Mas Imam (Tohari, pelatih tunggal putri) tanya kalo seandainya turun seag siap atau enggak," terang Jorji.
"Karena mau aja sih, maksudnya karena pertandingan multi event, selalu multi event itu kayak apa ya punya pengalaman yang cukup seru sih di multi event dan pengin juga lah mewakili Indonesia di SEA Games tahun ini," imbuh dia.
Lebih lanjut Gregoria mengaku belum tahu apakah hanya turun di nomor beregu atau juga di perorangan tunggal putri. Tapi satu yang pasti, dia ingin maksimal dan berburu emas, satu-satunya warna medali SEA Games yang belum dia koleksi.
"Sepertinya sih ya antara itu ya tapi dari pelatih masih kemarin sih dari masih bicara sama pelatih fokusnya satu-satu dulu sambil lihat kondisi aku juga aja. Untuk target, pastinya pengen dapat emas ya, tapi ya itu mau fokus satu-satu dulu," jelas Gregoria.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
